DI YOGYAKARTA — Peringatan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak hanya dirayakan di dalam negeri. Di Los Angeles, Amerika Serikat, sederet kegiatan seni dan budaya akan digelar untuk mempererat silaturahmi diaspora sekaligus mengenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.
Bintang film Si Manis Jembatan Ancol itu menegaskan seluruh rangkaian acara merupakan komitmen pribadi. Bersama tim, ia menanggung penuh biaya operasional tanpa menggunakan anggaran negara.
Fashion Show hingga Produk UMKM untuk Diaspora
Hari pertama Panggung Gembira yang berlangsung 12 September akan menyuguhkan bazar kuliner Nusantara dan fashion show. Uniknya, para model yang tampil adalah mahasiswa Indonesia di Los Angeles, memberikan mereka pengalaman langsung tampil di panggung internasional.
Panggung Gembira juga menjadi etalase bagi produk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia. Salah satu produk unggulan yang dibawa adalah tas berbahan tenun tradisional yang dipatok dengan harga terjangkau, di bawah US$50 atau sekitar Rp 881 ribu.
“Bukan semata-mata soal perdagangan, ada misi kebudayaan yang ingin disampaikan lewat setiap produk,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (7/9/2026).
Pemutaran Film Klasik dan Upaya Hadirkan Rego Nyowo
Misi kebudayaan ini berlanjut ke hari kedua, 13 September, di sebuah gedung bergaya Art Deco. Jika hari pertama menyasar diaspora, acara kedua dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat lokal Amerika Serikat dan audiens internasional yang lebih luas.
Sebagai bentuk hiburan nostalgia, Diah berencana memutar film-film klasik Indonesia secara gratis, termasuk judul legendaris Warkop. Selain itu, ia tengah mengupayakan pemutaran film Rego Nyowo yang masih dalam proses penyesuaian regulasi lantaran berkaitan dengan hak tayang di platform streaming Netflix.
“Yang penting kita bisa ikut memajukan bangsa dan bisa menghibur masyarakat Indonesia yang ada di sana,” ujarnya.
Melalui rangkaian acara ini, Diah berharap dunia dapat melihat Indonesia bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga dari kekayaan karya, kreativitas, dan budayanya. Sebuah langkah nyata dari seorang seniman untuk terus menggaungkan identitas bangsa di panggung global.