Jamal Farm di Padukuhan Barak I, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, dikembangkan sebagai eduwisata nanas jumbo dengan konsep kemitraan yang melibatkan kelompok tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), PKK, Gapoktan, dan Karang Taruna. Keterlibatan lima kelompok warga itu mencakup budidaya, pengolahan, hingga pemasaran nanas jumbo. Kawasan ini juga difungsikan sebagai sarana edukasi pertanian dan pemberdayaan masyarakat setempat.
SLEMAN — Jamal Farm di Padukuhan Barak I, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, dikembangkan sebagai eduwisata nanas jumbo dengan konsep kemitraan yang melibatkan kelompok tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), PKK, Gapoktan, dan Karang Taruna. Keterlibatan lima kelompok warga itu mencakup budidaya, pengolahan, hingga pemasaran nanas jumbo. Kawasan ini juga difungsikan sebagai sarana edukasi pertanian dan pemberdayaan masyarakat setempat.
Konsep kemitraan tersebut membuat warga tak sekadar menanam, tetapi juga mengolah dan memasarkan hasil panen nanas jumbo. Setiap kelompok memegang peran berbeda dalam rantai usaha tani itu.
Lima Kelompok Warga yang Terlibat di Jamal Farm
Kelompok tani, KWT, PKK, Gapoktan, dan Karang Taruna terlibat langsung dalam pengelolaan Jamal Farm. Pembagian peran itu mencakup budidaya, pengolahan, serta pemasaran nanas jumbo.
Keterlibatan Karang Taruna dan KWT menunjukkan eduwisata ini menyasar warga lintas usia. Kelompok tani dan Gapoktan menangani sisi produksi, sementara PKK dan KWT menggarap pengolahan.
Dari Kebun Nanas Jumbo Jadi Sarana Edukasi Pertanian
Selain menjadi lahan budidaya, Jamal Farm difungsikan sebagai sarana edukasi pertanian bagi pengunjung. Konsep eduwisata ini memungkinkan wisatawan melihat langsung tanaman nanas jumbo di lahan.
Pengunjung dapat berfoto sambil memegang nanas jumbo maupun mengamati tanaman di kebun. Petani juga terlihat memanen nanas jumbo di lokasi tersebut.
Pemberdayaan Masyarakat Lewat Konsep Kemitraan
Konsep kemitraan di Jamal Farm diarahkan pada pemberdayaan masyarakat setempat. Warga Margoluwih tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat dalam budidaya, pengolahan, dan pemasaran.
Skema ini menjadikan eduwisata sebagai sumber penghidupan tambahan bagi kelompok-kelompok warga di Padukuhan Barak I. Nanas jumbo menjadi komoditas utama yang dikembangkan di kawasan tersebut.
Lokasi dan Akses Eduwisata Jamal Farm
Jamal Farm berada di Padukuhan Barak I, Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Lokasinya berada di kawasan pertanian Seyegan yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi nanas di Sleman.
Kawasan ini dapat dijangkau dari pusat Kota Yogyakarta melalui jalur menuju Seyegan. Aktivitas pengunjung dan petani di Jamal Farm terdokumentasi pada Kamis (17/9/2026).