DI YOGYAKARTA — Laga yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Senin (16/6) dini hari WIB, berjalan dramatis. Argentina yang diunggulkan justru dibuat kerepotan oleh perlawanan agresif Mesir sejak menit awal.
Mesir Pukul Balik Argentina Lewat Dua Gol Cepat
Tim asuhan Hossam Hassan tidak gentar menghadapi juara dunia bertahan. Mereka tampil percaya diri dan berhasil unggul lebih dulu melalui dua gol yang tercipta di babak pertama. Pertahanan Argentina yang belum solid menjadi celah yang dimanfaatkan Mesir dengan sempurna.
Tertinggal 0-2 membuat Argentina tertekan. Lionel Scaloni melakukan sejumlah perubahan di babak kedua untuk meningkatkan intensitas serangan. Namun, Mesir tetap disiplin dalam bertahan.
Peran Messi: Dari Titik Penalti hingga Eksekusi Bebas
Argentina akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui titik putih. Messi yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Mesir pada menit ke-67. Gol tersebut membangkitkan semangat tim.
Ketika pertandingan memasuki masa injury time, Messi kembali menjadi pahlawan. Sebuah tendangan bebas dari luar kotak penalti meluncur deras dan tak mampu dijangkau kiper lawan. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Ujian Berharga Sebelum Copa America
Laga ini menjadi bagian dari persiapan Argentina menjelang Copa America 2024. Hasil imbang kontra Mesir menunjukkan masih ada pekerjaan rumah bagi Scaloni, terutama di lini belakang yang kebobolan dua gol cepat.
Di sisi lain, penampilan Mesir patut mendapat pujian. Mereka mampu merepotkan salah satu tim terbaik dunia dan hampir membawa pulang kemenangan sebelum aksi individu Messi mengubah segalanya.