DI YOGYAKARTA — Kick-off pukul 08.00 WIB. Dua tim masih punya peluang, tapi posisi Korea Selatan jelas lebih nyaman. Taegeuk Warriors mengoleksi tiga poin dari dua laga, sementara Afrika Selatan baru mengantongi satu poin.
Modal Bafana Bafana: Imbang Lawan Ceko, Masih Nihil Kemenangan
Afrika Selatan kembali ke Piala Dunia setelah 16 tahun absen. Namun, start mereka berat. Kalah 0-2 dari Meksiko di laga pembuka, lalu ditahan imbang Republik Ceko.
Teboho Mokoena menjadi pahlawan saat mencetak gol penalti penyelamat di laga kedua. Satu poin itu menjaga asa Bafana Bafana tetap hidup, meski catatan mereka belum meyakinkan.
Dalam enam laga internasional terakhir, Afrika Selatan tak pernah menang. Tiga imbang, tiga kalah. Kemenangan perdana di turnamen ini wajib diraih jika ingin lolos.
Korea Selatan: Kalah dari Meksiko, Tapi Masih di Atas Angin
Korea Selatan datang dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Mereka menang atas Republik Ceko di laga pertama sebelum takluk tipis dari Meksiko.
Hasil itu membuat peluang juara grup tertutup. Tapi satu kemenangan di laga ini sudah cukup mengamankan posisi runner-up Grup A.
Pelatih Hong Myung-Bo masih dihadapkan pada keraguan publik. Namun, materi pemain yang dimiliki tetap jadi modal besar. Son Heung-Min sebagai kapten dan Lee Kang-In dari PSG menjadi andalan utama di lini depan.
Duel Penentu: Siapa Lebih Siap di Momen Krusial?
Pertandingan diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim sadar betul apa yang dipertaruhkan. Hasil imbang hanya cukup untuk Korea Selatan, sementara Afrika Selatan wajib menang.
Bagi Bafana Bafana, ini adalah final pertama mereka di Piala Dunia 2026. Satu langkah lagi menuju mimpi yang sudah lama tertunda.