YOGYAKARTA — Pergerakan harga emas batangan di Pegadaian pada Selasa (18/8) pagi menunjukkan tren yang tidak seragam. Emas Galeri24 dibanderol Rp2.676.000 per gram, turun dari posisi Rp2.687.000 pada Senin (17/8). Begitu pula dengan emas Antam yang melemah dari Rp2.785.000 menjadi Rp2.736.000 per gram.
Berbeda dengan dua jenama tersebut, emas UBS justru mencatatkan kenaikan tipis. Harga emas produksi UBS berada di angka Rp2.747.000 per gram, naik Rp1.000 dari hari sebelumnya yang menyentuh Rp2.746.000 per gram.
Selisih Harga Antarjenama Mencapai Rp71.000
Dari data yang dikutip dari Jakarta, Selasa pagi, terlihat selisih harga paling lebar terjadi antara emas Galeri24 dan UBS, yakni mencapai Rp71.000 per gram. Sementara itu, selisih antara Antam dan UBS hanya Rp11.000 per gram.
Perbedaan harga ini juga diiringi perbedaan kuantitas maksimal pembelian. Untuk emas Galeri24, Pegadaian menyediakan kepingan mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Adapun emas UBS tersedia hingga 500 gram, sedangkan emas Antam hanya dijual maksimal 100 gram per transaksi.
Fluktuasi Harga Masih Terjadi Sepekan Terakhir
Pergerakan harga emas di Pegadaian sepanjang pekan ini memang cukup dinamis. Pada Sabtu (15/8) lalu, ketiga jenama kompak mencatatkan kenaikan. Namun, tren tersebut tidak berlanjut hingga awal pekan ini.
Data sebelumnya menunjukkan harga emas Antam sempat menyentuh level Rp2.700.000 per gram pada 13 Agustus, lalu turun ke Rp2.664.000 pada 14 Agustus, sebelum kembali naik dan berfluktuasi hingga hari ini. Kondisi ini mencerminkan volatilitas pasar logam mulia yang masih dipengaruhi sentimen ekonomi global dan pergerakan kurs dolar Amerika Serikat.
Pilihan Investasi bagi Pembeli di Pegadaian
Bagi masyarakat yang hendak berinvestasi emas batangan, ketiga jenama ini sama-sama memiliki sertifikasi resmi dan dapat dibeli melalui aplikasi Pegadaian Digital maupun kantor cabang terdekat. Perbedaan harga antarjenama biasanya dipengaruhi oleh biaya produksi, desain, dan kemudahan likuiditas saat dijual kembali.
Nasabah disarankan membandingkan harga jual kembali atau buyback sebelum memutuskan membeli. Sebab, selisih harga antara harga beli dan buyback menjadi faktor utama yang menentukan keuntungan investasi emas batangan dalam jangka panjang.