DI YOGYAKARTA — Sepuluh motor Indian dari paruh pertama abad ke-20 masuk daftar paling langka dan mahal di pasar kolektor, dengan harga tembus puluhan ribu dolar. Kelangkaan unitnya ditentukan angka produksi asli dan jumlah sisa yang masih hidup, bukan sekadar usia motor. Dari Camelback 1903 sampai Chief 1953, berikut urutan model yang paling sulit ditemukan.
Indian Motorcycle mengklaim diri sebagai pabrikan motor pertama Amerika, meski klaim itu keliru secara historis. Yang jelas, pada dekade 1910-an Indian adalah produsen motor terbesar di dunia. Perusahaan ini lahir di Springfield, Massachusetts, ketika George Hendee mendirikan Hendee Manufacturing Company pada 1897.
Pada 1901, Hendee merekrut insinyur Oscar Hedstrom. Keduanya membuka pabrik di pusat kota untuk merakit sepeda motor bermesin bensin. Prototipe pertama muncul di tahun yang sama dan mulai melaju di jalan pada 1902. Pada 1905 sekitar 1.000 unit Indian sudah diproduksi, dan pada 1913 angkanya melonjak jadi 32.000 unit. Pabriknya tutup pada 1953.
Dari Camelback 1902 sampai Chief 1953
Indian memproduksi banyak motor biasa dan sejumlah kecil motor luar biasa. Beberapa model nyaris tak bisa dibedakan dari sepeda biasa, seperti Camelback 1903. Model lain merupakan eksperimen yang ditolak pasar, misalnya Hendee Special 1914 yang starter elektriknya gagal dan memicu salah satu recall motor pertama dalam sejarah. Sebagian lagi merupakan pesanan kontrak untuk Angkatan Darat dan Departemen Perang Amerika Serikat.
Daftar berikut mengurutkan 10 motor Indian langka dari yang paling umum ke paling langka, berdasarkan angka produksi terbaik yang tersedia dan jumlah unit sisa. Nilai harga diambil dari hasil lelang terverifikasi atau estimasi rumah lelang besar jika motor tersebut belum pernah berpindah tangan secara publik.
10. Indian Camelback 1902-1905
Motor produksi pertama Indian nyaris tidak terlihat seperti sepeda motor menurut ukuran sekarang. Meski primitif, motor ini jadi fondasi sejarah merek. Desainnya memakai mesin satu silinder empat tak berpendingin udara 13 inci kubik bertenaga 2 hp, tangki bahan bakar melengkung di belakang yang memberi nama model ini, dan rangka baja berbentuk berlian seperti sepeda.
Mesinnya dipasok Aurora Automatic Machinery Company dari Aurora, Illinois, sementara rangkanya dibuat lokal di Springfield. Hedstrom memakai motor ini untuk memecahkan rekor kecepatan dunia 56 mph pada 1903. Dua tahun kemudian desainnya mendapat pembaruan berupa garpu depan berpegas serta throttle dan pengapian putar.
Jumlah unit asli Camelback masih diperdebatkan. National Motorcycle Museum menyebut Hendee Manufacturing membuat hanya 1.000 unit antara 1902 dan 1905, sementara catatan lelang Bonhams menyebut 1.182 unit diproduksi pada 1905 saja. Satu unit tanpa restorasi terjual di Inggris seharga 40.250 pound pada 2015, setara 77.867 dolar AS pada 2026.
9. Indian 841 (1941-1943)
Salah satu motor Indian paling aneh sekaligus paling dicari kolektor tidak dibuat untuk jalan santai, melainkan atas pesanan pemerintah dan militer Amerika Serikat. Pada 1941, Angkatan Darat AS menugaskan Harley-Davidson dan Indian merancang motor yang layak untuk perang gurun di Afrika Utara.
Harley-Davidson menjawab dengan XA, salinan dekat BMW R71. Indian menciptakan 841, dibangun di sekitar mesin V-twin side-valve 90 derajat berkapasitas 45 inci kubik dengan crankshaft longitudinal untuk memaksimalkan pendinginan udara. Rasio kompresinya rendah, 5,1:1, supaya bisa memakai bahan bakar berkualitas rendah.
Motor ini juga dilengkapi transmisi empat percepatan dengan pedal kaki, driveshaft tertutup, garpu depan girder dengan pegas koil dan peredam, rem tromol 8 inci, suspensi belakang plunger, serta setang bermount karet. Semua itu untuk memenuhi tuntutan Angkatan Darat akan motor perawatan rendah yang tahan panas, pasir, dan jarak jauh.
Tak ada pemenang dalam duel Harley melawan Indian ini. Angkatan Darat menolak 841 maupun XA. Indian sempat membuat sekitar 1.000 prototipe, mungkin sampai 1.056 unit, tapi tak satu pun dikerahkan ke medan perang karena militer memilih memakai Jeep. Nasib unit-unit itu tidak jelas; sebagian sumber menyebut motor-motor tersebut disimpan sampai perang usai, lalu diadaptasi Indian untuk penjualan sipil. Bonhams mencatat sisa unit itu dijual 500 dolar per unit sekitar 1945, setara 9.305 dolar AS pada 2026.
Bonhams memperkirakan unit 841 lengkap yang tersisa kini kurang dari 100 buah. Salah satunya pernah dimiliki E. Paul du Pont, presiden Indian periode 1930-1945.
Mengapa Harga Motor Indian Langka Terus Naik
Prinsipnya sederhana: makin langka objeknya, makin tinggi harganya. Untuk motor Indian era awal abad ke-20, kelangkaan ditentukan angka produksi asli dan jumlah unit yang masih bertahan. Motor yang diproduksi ribuan unit tapi hanya tersisa belasan di dunia otomatis masuk kategori paling mahal.
Faktor kondisi juga menentukan. Unit tanpa restorasi dengan komponen asli utuh biasanya lebih dihargai kolektor dibanding motor yang sudah dipugar total. Riwayat kepemilikan, terutama jika pernah dimiliki tokoh penting Indian, menambah nilai jual di lelang.
Pasar lelang internasional seperti Bonhams dan rumah lelang besar lain menjadi acuan harga. Untuk motor yang belum pernah berpindah tangan secara publik, estimasi rumah lelang jadi satu-satunya patokan. Nilai tukar mata uang juga berpengaruh, karena transaksi sering terjadi lintas negara.