DI YOGYAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat lonjakan pengajuan bansos sepanjang 2026. Hingga Selasa (8/9/2026), total 4,5 juta keluarga mengusulkan diri untuk menerima bantuan, baik reguler maupun program khusus.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan data ini di Jakarta. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari proses usul dan sanggah yang berjalan sepanjang tahun.
Angka Sanggah Capai 24.521 Keluarga
Kemensos juga menerima pengajuan sanggah dari masyarakat. Hingga September 2026, tercatat 24.521 keluarga disanggah karena dinilai tidak layak menerima bantuan. Sanggahan bisa diajukan oleh keluarga yang bersangkutan maupun pihak lain.
"Menyanggah mereka sebenarnya enggak layak mendapatkan bansos. Ini hal yang positif sudah ada yang menyanggah," kata Gus Ipul di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Jumlah sanggahan tahun ini lebih rendah dibanding 2025. Sepanjang tahun lalu, Kemensos mencatat 57.907 keluarga yang disanggah.
Angka Pengajuan Menurun Dibanding 2025
Meski masih tinggi, antusiasme masyarakat mengajukan bansos sedikit melandai. Pada 2025, total usulan mencapai 6.357.367 keluarga. Artinya, terjadi penurunan sekitar 1,8 juta pengajuan hingga periode yang sama tahun ini.
Gus Ipul menjelaskan, seluruh usulan dan sanggahan yang masuk tercatat dalam sistem DTSEN. Data ini menjadi bahan verifikasi dan validasi untuk menentukan kelayakan penerima manfaat.
Desil Bukan Jaminan Langsung
Kemensos menegaskan, status desil dalam data ekonomi tidak otomatis menjadikan seseorang penerima bansos. Setiap usulan tetap melewati proses verifikasi lapangan dan pencocokan data kependudukan.
Pengajuan usul dan sanggah dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Dua kanal resmi yang disediakan pemerintah adalah aplikasi Cek Bansos dan perangkat desa setempat.
Bagi warga yang ingin memastikan status atau mengajukan keberatan, disarankan memantau pengumuman resmi dari Kemensos. Waspadai pihak yang menjanjikan kepastian penerimaan bansos dengan imbalan tertentu, karena proses penetapan sepenuhnya melalui sistem dan verifikasi data.