BANTUL — Penemuan benda mencurigakan di kawasan wisata Karstubing, Kecamatan Sedayu, Bantul, berujung pada proses penjinakan yang tidak sederhana. Tim Gegana Satbrimob Polda DIY harus meledakkan granat sebanyak dua kali hingga benar-benar hancur total.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan granat pertama kali ditemukan pada pukul 08.00 WIB oleh dua pekerja yang tengah menggali tanah untuk pondasi kamar mandi. Pengelola objek wisata langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Sedayu.
"Tim Gegana Satbrimob Polda DIY menyusul ke lokasi. Granat tersebut ditemukan ketika dua orang pekerja sedang menggali tanah untuk membuat pondasi kamar mandi," kata Rita, Selasa (7/7/2026).
Granat Aktif Terkubur 10 Sentimeter di Bawah Tanah
Rita menambahkan, benda itu terkubur sangat dangkal, hanya sedalam 10 sentimeter dari permukaan tanah. Berdasarkan keterangan warga sekitar, granat diduga merupakan peninggalan zaman perang yang selama ini tertimbun di lokasi tersebut.
Hasil pemeriksaan awal Tim Gegana mengonfirmasi bahwa granat tangan jenis nanas itu masih dalam kondisi aktif. "Sehingga harus segera dilakukan disposal demi menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi," ujar Rita.
Sterilisasi Area Sebelum Peledakan Pertama Gagal Total
Sebelum proses disposal dimulai, Tim Gegana bersama personel Polsek Sedayu melakukan sterilisasi area untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lain. Setelah dinyatakan aman, tim menyiapkan lokasi khusus untuk peledakan.
Proses disposal pertama dilakukan sekitar pukul 12.50 WIB. Namun, peledakan itu belum berhasil menghancurkan granat secara sempurna. "Yang hancur baru bagian cangkangnya sehingga Tim Gegana Polda memutuskan melakukan disposal ulang agar seluruh bagian granat benar-benar dinyatakan aman," kata Rita.
Peledakan kedua dilakukan sekitar pukul 13.05 WIB. Kali ini granat berhasil dimusnahkan sepenuhnya. "Setelah dilakukan peledakan kedua, granat berhasil dihancurkan dan dinyatakan sudah tidak membahayakan lagi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan situasi di lokasi tetap kondusif," tuturnya.
Imbauan Polisi: Jangan Sentuh Benda Mencurigakan
Menyusul kejadian ini, Rita mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak apabila menemukannya di suatu lokasi. Ia meminta jika terdapat penemuan benda sejenis, segera dilaporkan ke kepolisian setempat.
Penemuan granat di kawasan wisata Karstubing menambah daftar temuan benda peledak sisa perang di wilayah Yogyakarta yang kerap muncul saat proyek penggalian tanah dilakukan.