Pencarian

Honda Gandeng Mitsubishi Bangun Pikap Berbasis Triton, Rilis 2028

Minggu, 25 Oktober 2026 • 10:40:01 WIB
Honda Gandeng Mitsubishi Bangun Pikap Berbasis Triton, Rilis 2028
Honda dan Mitsubishi menandatangani nota kesepahaman untuk pengembangan pikap berbasis platform Triton.

DI YOGYAKARTA — Honda akhirnya masuk segmen pikap Asia Tenggara lewat kolaborasi dengan Mitsubishi, memakai platform Triton dan menyasar produksi di Thailand pada 2028. Langkah ini menutup celah Honda yang selama bertahun-tahun absen di kelas pikap, sekaligus memberi Mitsubishi tambahan volume produksi di pabrik Laem Chabang.

Kesepakatan antara Honda dan Mitsubishi tertuang dalam nota kesepahaman yang sudah ditandatangani kedua pihak. Detail teknis maupun komersial belum dibuka ke publik, tetapi arah proyeknya jelas: pikap bermerek Honda yang dibangun di atas basis Mitsubishi Triton.

Rencana penjualan menyasar pasar Asia Tenggara mulai 2028. Sejumlah media Jepang lebih dulu mengabarkan kerja sama ini sebelum konfirmasi resmi soal target waktu rilis.

Kenapa Honda Baru Masuk Sekarang

Selama bertahun-tahun Honda praktis tidak menyentuh segmen pikap di kawasan ini. Pasar pikap Asia Tenggara dikuasai pemain lain seperti Toyota Hilux, Isuzu D-Max, dan Mitsubishi Triton sendiri, sehingga Honda harus masuk lewat jalan pintas berupa platform mitra.

Bagi Honda, ini cara tercepat mendapat produk tanpa membangun lini dari nol. Bagi Mitsubishi, kerja sama ini menambah volume produksi di pabrik Laem Chabang, Chonburi, Thailand — lokasi yang kini memproduksi varian Triton untuk Asia Tenggara dan sejumlah pasar global.

Produksi Kemungkinan Besar di Thailand

Pabrik Laem Chabang menjadi kandidat terkuat sebagai lokasi perakitan pikap Honda. Fasilitas itu sudah punya pengalaman memproduksi Triton dalam skala ekspor, jadi penambahan model berbasis platform sama tidak butuh investasi lini baru dari awal.

Thailand juga dikenal sebagai basis produksi pikap terbesar di kawasan, dengan rantai pasok komponen yang matang. Kondisi ini masuk akal secara biaya dibanding membuka fasilitas baru di negara lain.

Yang Perlu Diperhatikan

  • Detail produk belum ada: Honda belum merilis spesifikasi mesin, dimensi, maupun varian kabin pikap barunya.
  • Harga belum diketahui: belum ada indikasi posisi harga, termasuk apakah akan bersaing langsung dengan Triton atau diposisikan berbeda.
  • Status untuk Indonesia belum jelas: bahan hanya menyebut pasar Asia Tenggara secara umum, belum ada konfirmasi soal perakitan atau peluncuran di Indonesia.
  • Jarak rilis masih jauh: target 2028 berarti konsumen masih menunggu sekitar dua tahun lebih, dan rencana bisa berubah.

Artinya Buat Calon Pembeli

Kehadiran pikap Honda berbasis Triton menambah pilihan di segmen yang selama ini didominasi beberapa merek saja. Persaingan tambahan biasanya berujung pada fitur yang lebih lengkap atau harga yang lebih kompetitif, meski dampaknya baru terasa mendekati 2028.

Yang belum bisa dinilai sekarang adalah seberapa besar Honda akan mengubah tampilan dan karakter berkendara dibanding Triton aslinya. Kolaborasi platform sering kali tetap mempertahankan sasis dan mesin, dengan pembeda utama di desain eksterior, interior, dan penyetelan.

Untuk pasar Indonesia sendiri, kepastian baru akan muncul setelah Honda dan Mitsubishi membuka detail rencana produksi dan distribusi. Sampai saat itu, informasi resmi soal harga, spesifikasi, dan ketersediaan masih tertahan di level nota kesepahaman.

Follow jogjasatu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks