DI YOGYAKARTA — Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal melaju ke final French Open 2026 setelah kalah dua gim langsung dari wakil Malaysia, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, dengan skor 16-21 dan 15-21. Kekalahan ini menghentikan langkah mereka di babak semifinal, meski Joaquin menilai hasil tersebut tetap menjadi progres positif bagi pasangan baru ini.
Paragraf pembuka: Man Wei Chong/Tee Kai Wun tampil disiplin sepanjang pertandingan, menjaga pertahanan rapat dan meredam serangan Raymond/Joaquin sejak gim pertama. Pasangan Malaysia itu tidak memberi banyak ruang bagi wakil Indonesia untuk mengembangkan pola serangan cepat yang biasanya menjadi andalan.
Joaquin Akui Penampilan Belum Maksimal
Nikolaus Joaquin mengakui bahwa penampilannya bersama Raymond Indra pada laga semifinal belum mencapai level terbaik. Menurutnya, pasangan Malaysia bermain solid dan mampu mengantisipasi hampir setiap serangan yang mereka lancarkan.
"Kami banyak melakukan kesalahan sendiri, sementara lawan tampil rapat dan bisa membaca arah serangan kami," kata Joaquin dalam keterangannya usai pertandingan.
Kekalahan dua gim langsung membuat Raymond/Joaquin tidak sempat memaksakan rubber game. Padahal, pada laga-laga sebelumnya, keduanya sempat menunjukkan kemampuan bangkit setelah tertinggal.
Pertahanan Rapat Man Wei Chong/Tee Kai Wun Jadi Kunci
Man Wei Chong/Tee Kai Wun dikenal sebagai pasangan yang kuat dalam bertahan. Pola permainan seperti itu terbukti efektif meredam tempo cepat yang coba dibangun Raymond/Joaquin sejak awal gim.
Wakil Malaysia tersebut konsisten menempatkan bola di area sulit, sehingga Raymond/Joaquin kerap terpaksa memaksakan pukulan dan berujung kesalahan sendiri. Skor 16-21 dan 15-21 mencerminkan dominasi mereka di hampir sepanjang pertandingan.
Bidik Kebangkitan di Hylo Open
Meski gagal ke final, Raymond/Joaquin tetap mensyukuri capaian semifinal French Open 2026. Bagi pasangan yang masih membangun chemistry ini, hasil tersebut dinilai sebagai langkah maju yang layak diapresiasi.
Perhatian kini beralih ke Hylo Open pekan depan. Raymond/Joaquin bertekad melakukan evaluasi menyeluruh, terutama soal pengambilan keputusan di lapangan dan konsistensi serangan, agar bisa tampil lebih baik di turnamen berikutnya.
Kekalahan dari Man Wei Chong/Tee Kai Wun menjadi catatan penting bagi pelatih ganda putra Indonesia. Selain soal teknik, aspek mental menghadapi tekanan di laga besar juga perlu diperkuat jelang turnamen-turnamen bergengsi berikutnya.