Pencarian

KPRI "Ugoro" SMKN 2 Yogyakarta Gelar Diklat Manajemen Koperasi Modern, 7 Prinsip ICA Jadi Materi Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 • 08:02:30 WIB
KPRI
Kepala SMKN 2 Yogyakarta Muh. Rokhis menyampaikan sambutan dalam diklat manajemen koperasi KPRI "Ugoro".

YOGYAKARTA — Kepala SMKN 2 Yogyakarta Muh. Rokhis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus KPRI "Ugoro" yang menggelar diklat tersebut. Menurutnya, kegiatan itu diharapkan memberi manfaat langsung bagi pengurus, pengawas, maupun anggota koperasi.

Rokhis menyinggung soal periodesasi kepengurusan koperasi. Pada saatnya, anggota dapat mengisi posisi pengurus dan juga pengawas.

"Semoga KPRI 'Ugoro' semakin maju, sehat dan dapat lebih mensejahterakan anggota," kata Rokhis dalam sambutannya.

7 Prinsip Koperasi Modern Versi ICA Jadi Materi Diklat

Ki Bambang Widodo memaparkan materi bertajuk "Manajemen dan Pengelolaan Koperasi Modern". Dalam paparannya, ia mengemukakan tujuh prinsip utama koperasi modern yang ditetapkan International Cooperative Alliance (ICA).

  • Keanggotaan sukarela dan terbuka
  • Pengendalian oleh anggota secara demokratis
  • Partisipasi ekonomi anggota
  • Otonomi dan kemandirian
  • Pendidikan, pelatihan, dan informasi
  • Kerja sama antar koperasi
  • Kepedulian terhadap komunitas

Bambang juga menjabarkan karakteristik koperasi modern. Pengelolaannya dituntut profesional dalam tata kelola, tertib administrasi, transparan, serta mampu memanfaatkan teknologi digital.

Penerapan sistem pengawasan berbasis digital dan layanan digital disebut mempermudah akses anggota koperasi. Menurut Bambang, pengurus harus berani melakukan pembenahan tata kelola, inovasi produk, digitalisasi, dan penguatan partisipasi anggota agar koperasi maju dan berkembang.

Lima Langkah yang Ditawarkan untuk Membenahi Koperasi

Bambang yang merupakan alumni STM Negeri 1 Yogyakarta tahun 1976—kini SMKN 2 Yogyakarta—membeberkan langkah konkret bagi pengurus. Pertama, membenahi manajemen dan tata kelola internal.

Langkah berikutnya adalah diversifikasi usaha dan inovasi produk, lalu transformasi digital dan pemasaran modern. Dua langkah terakhir, meningkatkan kapasitas SDM dan anggota koperasi serta memperkuat kemitraan strategis dan mendorong partisipasi aktif anggota.

Pada kesempatan itu, Bambang menyerahkan buku kenangan berjudul "Berpaling Kepada Sistem Among: Bunga Rampai Ketamansiswaan, Permuseuman dan Kemasyarakatan" kepada Kepala Sekolah. Acara ditutup dengan foto bersama guru SMKN 2 Yogyakarta yang menjadi peserta diklat.

Follow jogjasatu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritabernas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks