YOGYAKARTA — MAN 1 Yogyakarta tidak hanya membekali siswa dengan teori di kelas, tetapi juga keterampilan praktis abad ke-21. Lewat program bertajuk Skillganizer, puluhan peserta diajak mendalami seluk-beluk profesi event organizer (EO), mulai dari menyusun konsep acara hingga mengelola anggaran.
Dari Gagasan ke Eksekusi: Apa yang Dipelajari?
Mengusung semangat "Create, Collaborate, Celebrate", kegiatan ini menghadirkan Iqbal sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa setiap event besar lahir dari ide sederhana yang kemudian diwujudkan lewat perencanaan matang, pengelolaan tepat, dan kerja tim yang solid.
"Sebuah event selalu berawal dari sebuah gagasan atau ide. Namun, ide yang baik harus diwujudkan melalui perencanaan yang matang, pengelolaan yang tepat, dan kerja sama tim yang solid agar dapat memberikan hasil yang maksimal," ujar Iqbal.
Peserta mendapatkan materi tentang penyusunan tujuan dan target kegiatan, perencanaan (planning), penyusunan jadwal (scheduling), pengelolaan anggaran (budgeting), hingga strategi pemasaran dan kerja sama sponsorship.
Soft Skill Jadi Bekal Utama, Bukan Sekadar Teknis
Skillganizer tidak hanya berfokus pada aspek teknis penyelenggaraan acara. Program ini secara khusus menekankan pengembangan soft skills yang wajib dimiliki seorang EO, seperti kepemimpinan (leadership), kolaborasi (collaboration), manajemen waktu (time management), dan kemampuan mengelola tim (people management).
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kemampuan merancang, mengelola, dan mengevaluasi sebuah kegiatan merupakan bekal penting bagi peserta didik.
"Melalui Skillganizer, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada penguatan keterampilan praktis. Kemampuan merancang, mengelola, dan mengevaluasi sebuah kegiatan merupakan bekal penting bagi peserta didik untuk menjadi pribadi yang kreatif, adaptif, mampu bekerja sama, serta memiliki jiwa kepemimpinan," ungkap Edi.
Target ke Depan: Lahirkan Kegiatan Berkualitas di Madrasah
Edi berharap ilmu yang diperoleh dalam Skillganizer dapat langsung diterapkan di setiap organisasi maupun kepanitiaan di lingkungan madrasah. Dengan perencanaan yang baik, kreativitas, dan kerja sama yang kuat, peserta diharapkan mampu menciptakan kegiatan yang tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
"Kami berharap ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diterapkan dalam setiap organisasi maupun kepanitiaan di lingkungan madrasah sehingga mampu melahirkan kegiatan-kegiatan yang berkualitas dan berdampak positif," pungkasnya.