DI YOGYAKARTA — Bellamy mengatakan dirinya dan personel Muse lain menjalani latihan intensif untuk tur dunia album The Wow! Signal. Ia menyadari panggung tur dunia membutuhkan ketahanan fisik maksimal, terutama untuk vokalis yang harus bernyanyi sambil bergerak aktif selama hampir dua jam.
"Saya bertanya langsung ke Mick Jagger soal rutinitasnya menjaga energi. Dia kasih beberapa tips soal latihan kardio dan pernapasan," ujar Bellamy melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @mattbellamy, pekan lalu.
Konsep Panggung Futuristis dengan Teknologi Laser Eksklusif
Muse tidak hanya mengandalkan stamina. Band asal Inggris itu menyiapkan tata panggung berskala besar dengan nuansa visual futuristis. Bellamy membocorkan tim pengembangan tengah merampungkan teknologi laser baru yang belum pernah digunakan dalam pertunjukan band lain.
Ia menyebut inovasi itu akan menjadi daya tarik utama konser. "Kami ingin penonton merasakan pengalaman yang belum pernah mereka lihat sebelumnya," katanya.
Produser Eksternal, Titik Balik Kreatif Muse
Album The Wow! Signal menjadi titik balik bagi Muse. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, band yang berdiri sejak 1994 itu menggandeng produser eksternal dalam sebagian besar proses produksi.
Bellamy mengaku keputusan itu membuat personel band berani melepas ego. Hasilnya, warna musik yang lebih segar muncul tanpa menghilangkan identitas khas Muse yang dikenal dengan perpaduan rock alternatif, elektronik, dan orkestra.
"Kami belajar mendengarkan perspektif orang lain. Itu membuka banyak kemungkinan baru yang tidak akan kami dapatkan jika mengerjakan semuanya sendiri," ujar Bellamy dalam wawancara yang dikutip dari akun resmi band, @museband.
Jadwal Tur Dunia dan Antisipasi Penggemar
Muse belum merilis daftar kota dan tanggal pasti tur dunia. Namun, Bellamy memastikan album The Wow! Signal akan menjadi fondasi utama pertunjukan. Ia juga mengisyaratkan beberapa lagu lama akan diaransemen ulang agar cocok dengan konsep visual baru.
Penggemar Muse di Indonesia, yang tergabung dalam komunitas Muse Indonesia, sudah mulai berspekulasi soal kemungkinan Jakarta masuk dalam daftar tur Asia. Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari promotor atau pihak band.