YOGYAKARTA — Momen liburan sekolah langsung terasa dampaknya di stasiun-stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta. Volume penumpang kereta api jarak jauh melesat 22 persen pada Senin (22/6) dibanding pekan sebelumnya.
Data hingga pukul 10.00 WIB mencatat sebanyak 37.806 penumpang melakukan perjalanan. Dari jumlah tersebut, 19.899 orang tercatat sebagai penumpang berangkat, sementara 17.907 lainnya adalah penumpang yang tiba di stasiun-stasiun Daop 6.
Stasiun Yogyakarta Jadi Titik Terpadat
Stasiun Yogyakarta menjadi episentrum kepadatan dengan melayani 9.536 penumpang berangkat dan 8.477 penumpang tiba. Kepadatan juga terjadi di Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Klaten, Stasiun Purwosari, dan Stasiun Wates.
“Momen liburan sekolah menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Tingginya angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah keluarga,” ujar Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, di Yogyakarta, Senin.
Diskon 30 Persen dan Area Bermain Anak Gratis
Untuk mengantisipasi lonjakan, KAI Daop 6 menyiapkan langkah strategis. Selain memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan penguatan aspek keselamatan, perseroan memberikan stimulus berupa diskon tarif 30 persen.
“Kami memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk 30 perjalanan kereta api ekonomi komersial yang berlaku bagi keberangkatan tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026,” kata Feni.
KAI juga menyediakan fasilitas area bermain anak secara gratis di stasiun dan menghadirkan berbagai aktivitas edukatif bagi penumpang yang membawa buah hati. Langkah ini diambil demi memberikan kenyamanan lebih bagi keluarga selama liburan.
Imbauan Datang Lebih Awal ke Stasiun
Pihak KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau seluruh pelanggan agar datang ke stasiun lebih awal dari jadwal keberangkatan. Penumpang juga diminta memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan guna menghindari kepadatan di area stasiun.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan liburan masyarakat menjadi lebih nyaman, aman, dan berkesan,” pungkas Feni.