Pencarian

Kantor Korwil Pendidikan Mlati Sleman Terpaksa Numpang di SDN Tlogoadi Akibat Gedung Dipakai Koperasi Desa Merah Putih

Jumat, 19 Juni 2026 • 14:40:21 WIB
Kantor Korwil Pendidikan Mlati Sleman Terpaksa Numpang di SDN Tlogoadi Akibat Gedung Dipakai Koperasi Desa Merah Putih
Kantor Korwil Pendidikan Mlati kini menempati ruang perpustakaan SDN Tlogoadi akibat dialihfungsikan untuk Koperasi Desa Merah Putih.

SLEMAN — Aktivitas administrasi dan pengawasan pendidikan di Kapanewon Mlati, Sleman, harus beradaptasi dengan situasi darurat. Kantor Korwil Pendidikan Mlati yang sebelumnya berdiri di lahan milik desa kini tidak lagi bisa digunakan karena bangunannya dialokasikan untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tlogoadi.

Akibatnya, puluhan staf dan pengawas sekolah kini berkantor di SDN Tlogoadi. Mereka menempati ruangan yang sebelumnya difungsikan sebagai perpustakaan dan ruang guru cadangan di sekolah tersebut. Langkah ini diambil agar pelayanan pendidikan di tingkat korwil tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

Kebijakan Pusat Berdampak ke Ruang Kerja Pendidikan

Alokasi gedung untuk Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang digulirkan di berbagai desa di Indonesia. Di Tlogoadi, bangunan yang ditempati Korwil Pendidikan Mlati dinilai lebih representatif untuk operasional koperasi desa dibandingkan bangunan lain yang tersedia.

Keputusan ini memicu perdebatan di kalangan tenaga pendidik. Seorang pengawas SD di Mlati yang enggan disebut namanya menyayangkan langkah tersebut. “Kami tidak menolak program koperasi desa, tapi seharusnya ada kajian ulang sebelum gedung yang sudah dipakai bertahun-tahun tiba-tiba dialihkan,” ujarnya.

Bagaimana Nasib Pelayanan Pendidikan ke Depan?

Korwil Pendidikan Mlati menegaskan bahwa pelayanan administrasi seperti pengurusan izin operasional sekolah, pendataan guru, dan supervisi pembelajaran tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja, ruang gerak staf menjadi lebih terbatas karena harus berbagi fasilitas dengan SDN Tlogoadi yang memiliki aktivitas belajar setiap hari.

Kepala SDN Tlogoadi, dalam keterangan singkatnya, menyatakan pihaknya berusaha menyesuaikan diri. “Kami coba atur jadwal penggunaan ruangan agar tidak bentrok. Semoga ini hanya sementara,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sleman atau Dinas Pendidikan setempat mengenai rencana penyediaan gedung baru untuk Korwil Pendidikan Mlati. Para staf dan pengawas berharap ada solusi permanen sebelum tahun ajaran baru dimulai pada Juli mendatang.

Bagikan
Sumber: radarjogja.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks