Pencarian

Kuota SMP Negeri di Kota Yogyakarta Ditambah 64 Kursi pada SPMB 2026, Fokus Penuhi Kebutuhan Akses Pendidikan di Jogja Selatan

Kamis, 18 Juni 2026 • 15:57:01 WIB
Kuota SMP Negeri di Kota Yogyakarta Ditambah 64 Kursi pada SPMB 2026, Fokus Penuhi Kebutuhan Akses Pendidikan di Jogja Selatan
Penambahan 64 kursi di SMP Negeri 10 Yogyakarta untuk SPMB 2026 guna memenuhi kebutuhan pendidikan di Jogja Selatan.

YOGYAKARTA — Kepala Dindikpora Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori menyebutkan, penambahan dua rombongan belajar di SMP Negeri 10 Yogyakarta merupakan respons langsung terhadap tingginya permintaan akses sekolah negeri di kawasan selatan kota. Dari total 3.584 kursi, sebanyak 3.520 kursi dialokasikan melalui sistem Real Time Online (RTO) dan 64 kursi sisanya untuk Kelas Khusus Olahraga (KKO).

Alokasi Kuota dan Jalur Penerimaan SPMB 2026

Dalam SPMB RTO tahun ini, kuota penerimaan dibagi ke dalam tujuh jalur dengan persentase berbeda. Jalur domisili dalam daerah mendapat porsi terbesar, yakni 40 persen, disusul jalur afirmasi Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) sebesar 19 persen, jalur prestasi khusus 15 persen, jalur prestasi umum 10 persen, jalur domisili radius 5 persen, jalur afirmasi disabilitas 6 persen, serta jalur mutasi dan kemaslahatan guru 5 persen.

Budi menegaskan, kuota afirmasi untuk KSJPS dan disabilitas tahun ini dinaikkan dari total 20 persen pada tahun sebelumnya menjadi 25 persen. "Insya Allah seluruh anak dari keluarga KSJPS dapat tertampung di sekolah negeri karena kami memiliki basis data yang jelas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2026).

Jaminan Akses untuk Anak Disabilitas: Kuota Melebihi Jumlah Lulusan

Dindikpora menyediakan sebanyak 211 kursi untuk jalur afirmasi disabilitas. Jumlah ini jauh melampaui total lulusan SD berkebutuhan khusus di Kota Yogyakarta yang tercatat sebanyak 129 anak. Artinya, kapasitas yang disediakan lebih dari cukup untuk menampung seluruh calon siswa disabilitas.

Budi menambahkan, jika ada anak penyandang disabilitas yang terpaksa harus bersekolah di SMP swasta, Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen memberikan bantuan dana penuh melalui program Jaminan Pendidikan Daerah (JPD). "Ini bentuk empati Pemkot Jogja kepada anak-anak berkebutuhan khusus tanpa memandang latar belakangnya," ungkapnya.

Fitur Baru SPMB: Calon Siswa Bisa Ubah Pilihan Sekolah Secara Dinamis

Kepala Bidang Pendidik, Tenaga Kependidikan, Data dan Sistem Informasi Dindikpora Kota Yogyakarta Mannarima menjelaskan, terdapat pembaruan pada sistem RTO tahun ini. Calon peserta didik kini dapat mengubah pilihan sekolah tujuan, baik pilihan pertama maupun kedua, ketika melihat peringkat seleksinya sudah tidak memungkinkan untuk masuk.

"Mereka masih memiliki kesempatan untuk memilih sekolah lain," jelas Mannarima. Untuk mendukung proses ini, Dindikpora membuka posko konsultasi tatap muka di kantor dinas serta posko layanan teknis di setiap sekolah. Informasi lengkap mengenai jadwal dan tahapan SPMB dapat diakses melalui laman resmi https://yogya.spmb.id/.

Modal Reputasi: Capaian TKA dan Penguatan Pendidikan Karakter

Di luar kebijakan penerimaan murid baru, Budi menyebut capaian akademik menjadi modal penting menjaga reputasi pendidikan Kota Yogyakarta. Pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) nasional perdana tahun 2026, Kota Gudeg sukses menempati peringkat pertama nasional untuk jenjang SD dan SMP. Rata-rata total nilai TKA untuk SMP mencapai 135,49, sementara untuk SD rata-rata nilai Bahasa Indonesia 78,26 dan Matematika 67,29.

"Capaian kognitif ini mendorong kami untuk terus mengembangkan aspek lain yaitu karakter," kata Budi. Tahun 2026, Dindikpora mencanangkan pembelajaran berbasis agama untuk lima agama yang ada serta mulai menerapkan Pendidikan Khas Kejogjaan yang modulnya telah selesai dan dikoordinasikan kepada guru-guru SD dan SMP.

Bagikan
Sumber: yogyakarta.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks