Pencarian

Pemerintah Kota Yogyakarta Gelar Winongo Art Festival di Bantaran Sungai, Angkat Potensi Wisata Berbasis Sungai

Kamis, 11 Juni 2026 • 20:04:01 WIB
Pemerintah Kota Yogyakarta Gelar Winongo Art Festival di Bantaran Sungai, Angkat Potensi Wisata Berbasis Sungai
Pemerintah Kota Yogyakarta menyelenggarakan Winongo Art Festival untuk mengangkat potensi wisata berbasis sungai.

YOGYAKARTA — Kemantren Ngampilan, wilayah administratif di jantung Kota Yogyakarta, bersiap menggelar Winongo Art Festival pada 13 Juni 2026. Acara ini digadang-gadang menjadi titik balik pengelolaan Sungai Winongo yang selama ini hanya dipandang sebagai saluran air biasa.

Mantri Pamong Praja Kemantren Ngampilan Anif Luhur Kurniawan mengatakan festival ini merupakan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah. Tujuannya, mengangkat potensi UMKM dan seni budaya yang ada di wilayah bantaran sungai.

"Keterlibatan langsung masyarakat sebagai motor penggerak didalamnya menjadikan kegiatan tersebut sarana untuk memajukan pariwisata berbasis sungai yang ada di Kota Yogyakarta," kata Anif di Yogyakarta, Kamis.

Mengembalikan Fungsi Sungai sebagai Ruang Budaya

Winongo Art Festival berbeda dengan acara serupa yang pernah digelar sebelumnya seperti Jogo Kali Jogo atau Winongo Reborn. Ketua panitia sekaligus Ketua Kampung Serangan Suwarto menegaskan festival ini punya semangat yang sama: menciptakan Sungai Winongo yang asri.

"Membuka peluang-peluang pelaku UMKM, industri kreatif untuk menjadikan kawasan bantaran sungai ini memiliki branding wisata yang kuat untuk kedepannya," ujar Suwarto.

Menurut Anif, Kemantren Ngampilan memiliki posisi strategis karena menjembatani kawasan sumbu filosofis dengan pusat komersial kota. Luas wilayahnya relatif kecil namun padat secara demografis. Potensi terbesarnya adalah keberadaan Sungai Winongo yang melintasi wilayah tersebut.

Konservasi Alam dan Pemberdayaan UMKM

Festival ini tidak hanya soal atraksi budaya. Anif menyebut kegiatan ini juga bertujuan sebagai media konservasi alam dengan meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan dan ekosistem Sungai Winongo.

"Event tersebut juga bertujuan sebagai media konservasi alam dengan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ekosistem Sungai Winongo," katanya.

Selain itu, Winongo Art Festival diharapkan mampu mempromosikan potensi pariwisata lewat kampung wisata di wilayah Ngampilan. Atraksi berbasis sungai akan dikemas secara kekinian atau modern heritage, tanpa meninggalkan kearifan lokal.

Ragam Atraksi yang Siap Meriahkan Festival

Winongo Art Festival akan menghadirkan sejumlah pertunjukan seni. Di antaranya Sendratari Gebrak Jaranan, Tari Klenting, dan "Lampor" Eksperimental Art. Ada pula Mocopath Project, Padepokan Kendhali Rasa, Taman Sesaji, serta Band Performs.

Potensi seni anak-anak dari Ngampilan juga akan mendapat panggung. Semua atraksi ini, kata Anif, menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk unggulan wilayah Kemantren Ngampilan.

"Dan tentunya tetap memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk unggulan wilayah Kemantren Ngampilan," pungkas Anif.

Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks