Pencarian

Pemerataan Investasi Pariwisata: Menpar Widiyanti Dorong Pengembangan 10 Destinasi Prioritas di Luar Bali

Sabtu, 30 Mei 2026 • 19:59:01 WIB
Pemerataan Investasi Pariwisata: Menpar Widiyanti Dorong Pengembangan 10 Destinasi Prioritas di Luar Bali
Menpar Widiyanti memaparkan strategi pemerataan investasi pariwisata di luar Bali.

DI YOGYAKARTA — Angka konsentrasi wisatawan di Pulau Dewata itu disampaikan Widiyanti dalam Investor Roundtable 2026 di Piasan Nusa Dua Restaurant, Bali, Sabtu (30/5/2026). Menurutnya, capaian itu menunjukkan kepercayaan internasional terhadap Indonesia, namun sekaligus menjadi alarm perlunya strategi pemerataan investasi.

"Indonesia bukan hanya Bali. Kita memiliki banyak destinasi unggulan dengan potensi pariwisata dan investasi yang sangat besar, yang masih menunggu untuk dikembangkan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," ujar Widiyanti dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman Kemenpar.

Kawasan Prioritas Baru Pengganti Konsentrasi di Canggu-Ubud

Kementerian Pariwisata memetakan bahwa investasi saat ini masih terfragmentasi di kawasan Canggu, Seminyak, Uluwatu, dan Ubud. Kondisi ini dinilai tidak ideal karena manfaat ekonomi hanya dirasakan segelintir daerah.

Sebagai langkah konkret, pemerintah memprioritaskan pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas serta Destinasi Pariwisata Regeneratif. Widiyanti menargetkan kawasan-kawasan ini mampu menjadi pusat pertumbuhan baru yang memperluas distribusi manfaat ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Sistem API untuk Verifikasi Akomodasi Digital

Dalam forum yang sama, Widiyanti mengumumkan rencana pengembangan sistem verifikasi berbasis Application Programming Interface (API). Sistem ini dirancang untuk memastikan seluruh akomodasi yang dipasarkan melalui platform digital telah mengantongi Perizinan Berusaha.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Peningkatan Kualitas Tata Kelola Ekosistem Usaha Pariwisata Sektor Akomodasi, khususnya di Bali. Kebijakan ini diharapkan menekan praktik akomodasi ilegal yang kerap merugikan konsumen dan pelaku usaha resmi.

Forum Dialog untuk Pemetaan Hambatan Investasi

Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, mengatakan forum Investor Roundtable mempertemukan pemerintah, Pemerintah Provinsi Bali, asosiasi pariwisata, investor, dan pelaku usaha. Tujuannya untuk memetakan dinamika industri terkini dan mengidentifikasi tantangan di lapangan.

"Kami memandang masukan ini sangat berharga, tidak hanya untuk memperkuat ekosistem investasi pariwisata Bali, tetapi juga sebagai pembelajaran penting dalam pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan Destinasi Pariwisata Regeneratif lainnya," kata Rizki.

Masukan dari para pemangku kepentingan itu akan menjadi bahan perumusan kebijakan investasi pariwisata yang lebih hijau, inklusif, dan kompetitif ke depan. Tren global yang menitikberatkan pada prinsip keberlanjutan, wellness tourism, serta pengalaman wisata autentik disebut sejalan dengan arah kebijakan ini.

Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks