Pencarian

Wali Kota Hasto Wardoyo Targetkan Yogyakarta Jadi The Little Singapore, Ini 4 Pilar Gerakan ASRI

Senin, 08 Juni 2026 • 20:08:31 WIB
Wali Kota Hasto Wardoyo Targetkan Yogyakarta Jadi The Little Singapore, Ini 4 Pilar Gerakan ASRI
Wali Kota Hasto Wardoyo meluncurkan visi Yogyakarta sebagai 'The Little Singapore' dengan empat pilar gerakan ASRI.

YOGYAKARTA — Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo secara resmi meluncurkan visi menjadikan kotanya sebagai 'The Little Singapore' dalam pidatonya saat peringatan hari jadi ke-79, Senin (8/6/2026). Visi ini tidak berarti meniru model perdagangan raksasa atau pusat industri, melainkan mengadopsi budaya kedisiplinan, kebersihan, kerapian, serta keamanan yang menjadi ciri khas negara kota tersebut.

"Tidak berlebihan jika saya katakan Yogyakarta bisa menjadi The Little Singapore jika kita semua mampu menjaga keamanan, kebersihan, keindahan, dan ketertiban bersama," ujar Hasto dalam pidatonya.

Empat Pilar Gerakan ASRI

Untuk merealisasikan target tersebut, Pemkot Yogyakarta menginisiasi gerakan dengan akronim ASRI: Aman, Sehat, Resik (bersih), dan Indah. Keempat pilar ini memiliki cakupan yang luas, mulai dari keamanan lingkungan hingga reformasi birokrasi.

Pilar pertama, Aman, melibatkan kolaborasi antara kepolisian, TNI, dan warga melalui program Jaga Warga untuk memastikan lingkungan tetap kondusif. Pilar kedua, Sehat, tidak hanya menyasar kesehatan fisik warga, tetapi juga menuntut birokrasi pemerintahan yang bersih dari korupsi dan kolusi.

Selanjutnya, pilar Resik berfokus pada kebersihan lingkungan serta penanaman kedisiplinan dan transparansi dalam bekerja. Sementara pilar Indah mencakup penataan taman, pembersihan sungai, dan upaya mempertahankan karakter Yogyakarta sebagai kota budaya.

Ribuan ASN Turun ke Lapangan Setiap Jumat

Gerakan ini bukan sekadar slogan. Hasto menyebutkan, setiap hari Jumat, sekitar 4.500 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Yogyakarta terjun langsung ke 150 titik di seluruh penjuru kota untuk kerja bakti melalui program KORVE (Korps Sukarela). Selain itu, semangat gotong royong terus dipupuk lewat program bedah rumah yang rutin dilakukan setiap akhir pekan.

Rekonstruksi Sosial dan Pembinaan Remaja

Di tengah upaya pembangunan fisik dan tata kelola, Hasto juga menyoroti pentingnya rekonstruksi sosial, terutama setelah maraknya kasus kejahatan jalanan yang melibatkan remaja. Sebagai langkah pembinaan karakter, Pemkot Yogyakarta berencana menggelar pengajian akbar bersama Gus Iqdam pada 14 Juni mendatang.

"Mari kita mantapkan langkah mewujudkan Yogyakarta yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Mari terus bergandeng tangan untuk hari ini dan masa depan," tutup Hasto, menekankan semangat kolaborasi Gandeng Gendong yang menjadi ciri khas masyarakat Yogyakarta.

Bagikan
Sumber: kabarnusa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks