Pencarian

Pemkab Bantul Berdayakan Rois untuk Jaga Kerukunan, Jadi Jembatan Komunikasi Warga dan Pemda

Jumat, 04 September 2026 • 11:05:02 WIB
Pemkab Bantul Berdayakan Rois untuk Jaga Kerukunan, Jadi Jembatan Komunikasi Warga dan Pemda
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyampaikan arahan kepada para rois dalam kegiatan pemberdayaan di Bantul, Kamis (pekan ini).

Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi memberdayakan para rois atau pemuka agama Islam tingkat lokal sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan masyarakat. Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyebut peran mereka melampaui urusan ibadah, karena rois juga menjadi kekuatan sosial di tengah perubahan zaman.

BANTUL — Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyatakan bahwa posisi rois di masyarakat tidak bisa diremehkan. Kedekatan mereka dengan warga menjadikan para rois bukan sekadar penggerak kegiatan keagamaan, melainkan juga bagian dari kekuatan sosial yang menjaga harmoni di tingkat padukuhan dan kalurahan.

Pernyataan ini disampaikan Aris di Bantul pada Kamis (pekan ini) saat menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dengan tokoh agama lokal dalam membangun kehidupan sosial yang guyub.

Sosok Serba Bisa di Tengah Warga

Menurut Aris, kontribusi rois dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sangat beragam. Mereka biasanya memimpin berbagai upacara dan hajatan, mulai dari acara kelahiran, pernikahan, hingga kematian.

Selain itu, para rois juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya. Keberadaan mereka dinilai sebagai modal penting dalam membangun masyarakat yang guyub dan saling peduli.

Modal Menjawab Tantangan Modernisasi

"Peran mereka sangat membantu menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks di tengah perubahan zaman dan modernisasi," kata Aris di Bantul, Kamis.

Para rois diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus pengayom bagi masyarakat. Mereka juga dianggap sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Bantul yang religius, rukun, harmonis, dan sejahtera.

Jembatan Komunikasi Program Pembangunan

Lebih dari sekadar tokoh agama, Aris berharap para rois dapat berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini penting agar program pembangunan sumber daya manusia (SDM) dapat berjalan lancar dan berdampak signifikan.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para rois yang bersentuhan langsung dengan warga di tingkat padukuhan dan kalurahan," ujarnya.

Semangat Ngayomi untuk Generasi Muda

Dalam arahannya, Aris menekankan pentingnya semangat ngayomi, ngopeni, dan nguwongke atau mengayomi, merawat, dan memanusiakan manusia. Para rois diminta untuk lebih peduli dalam membimbing generasi muda.

Pembinaan tersebut bertujuan agar kerukunan dan toleransi di Bantul semakin kuat. Aris menegaskan bahwa pembangunan di kabupaten ini tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan materiel, tetapi juga pada penguatan karakter dan kehidupan sosial warga.

Follow jogjasatu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks