Pencarian

DP3 Sleman Keluarkan Edaran Kewaspadaan Wereng Batang Coklat, Petani Diminta Perketat Peringatan Dini

Sabtu, 11 Juli 2026 • 18:14:34 WIB
DP3 Sleman Keluarkan Edaran Kewaspadaan Wereng Batang Coklat, Petani Diminta Perketat Peringatan Dini
DP3 Sleman keluarkan edaran kewaspadaan wereng batang coklat untuk lindungi tanaman padi.

SLEMAN — DP3 Kabupaten Sleman resmi mengeluarkan Surat Edaran 500.6/1717 sebagai respons terhadap meningkatnya populasi wereng batang coklat (WBC) yang mengancam tanaman padi. Kepala DP3 Sleman Liem Astuti menegaskan seluruh petugas lapangan, pemerintah kalurahan, dan petani harus segera memperketat sistem peringatan dini.

Apa Isi Edaran Pengendalian Hama Wereng?

Dalam surat edaran tersebut, DP3 Sleman menginstruksikan penerapan prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Petani diminta melaksanakan budi daya tanaman sehat, melindungi musuh alami hama, dan menggunakan pestisida secara bijaksana.

"Kami menginstruksikan langkah antisipasi intensif melalui penerapan prinsip pengendalian hama terpadu. Kewaspadaan harus ditingkatkan agar perkembangan populasi WBC dapat segera dideteksi dan dikendalikan sebelum menimbulkan kerugian bagi petani," kata Liem di Sleman, Jumat.

Pola Tanam Serempak dan Pembatasan Pupuk Nitrogen

Salah satu langkah teknis yang ditekankan adalah pola tanam serempak dalam satu hamparan. Cara ini bertujuan memutus siklus hidup hama WBC. Selain itu, petani diminta membatasi penggunaan pupuk nitrogen berlebih yang diketahui dapat meningkatkan kerentanan tanaman terhadap serangan hama.

DP3 Sleman juga telah memerintahkan mobilisasi sarana pengendalian ke daerah yang teridentifikasi sebagai titik endemis. Petani diwajibkan melakukan eradikasi pada titik pusat serangan atau spot yang puso guna mencegah penularan yang lebih masif.

Laporan Cepat Jika Temukan Gejala Serangan

Liem meminta petani segera melapor jika menemukan gejala serangan dengan intensitas yang meningkat. Laporan bisa disampaikan ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), atau langsung ke dinas.

"Jika petani menemukan gejala serangan dengan intensitas yang meningkat, kami minta segera melapor ke BPP, petugas POPT, atau langsung ke dinas agar segera dilakukan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Melalui langkah mitigasi terstruktur ini, DP3 Sleman optimistis potensi kehilangan hasil panen dapat diminimalisasi. Target ketahanan pangan di Kabupaten Sleman diharapkan tetap terjaga.

"Kami melalui petugas terus melakukan pemantauan di setiap kapanewon. Kami juga langsung melakukan penyemprotan area persawahan yang terkena serangan WBC," kata Liem.

Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks