GUNUNGKIDUL — Ketua Baznas Gunungkidul Mustangid mengungkapkan, perluasan manfaat dana ZIS tahun ini menyasar berbagai kelompok rentan. Salah satu yang terbesar adalah santunan bagi 1.042 anak yatim piatu, mulai dari jenjang TK hingga SMP.
"Kami juga memberikan bantuan biaya kuliah bagi mahasiswa kurang mampu melalui Universitas Gunungkidul," kata Mustangid di Gunungkidul, Kamis.
Empat Program Unggulan untuk Warga Kurang Mampu
Penyaluran dana ZIS di Gunungkidul terbagi dalam empat program utama: Gunungkidul Taqwa, Gunungkidul Cerdas, Gunungkidul Peduli, dan Gunungkidul Sehat. Seluruh program ini menyasar masyarakat kurang mampu di wilayah kabupaten yang dikenal sebagai salah satu kantong kemiskinan di DIY.
Pada program Gunungkidul Peduli, Baznas menjalankan bedah rumah. "Dana ZIS kami gunakan untuk membeli material bangunan, lalu kami bangunkan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Mustangid.
Di sektor hunian, Baznas telah membangun 41 unit Rumah Layak Huni Baznas (RLHB). Dari jumlah tersebut, 13 unit diperuntukkan bagi keluarga dengan risiko stunting, sementara 28 unit lainnya untuk penanganan persoalan sosial. Selain itu, 29 unit jamban sehat juga telah dibangun.
Modal Usaha Tanpa Bunga untuk UMKM dan Petani
Baznas Gunungkidul tidak hanya menyalurkan bantuan konsumtif. Lembaga ini juga memberikan bantuan produktif bagi pelaku UMKM berupa gerobak angkringan, wajan, mesin jahit, dan peralatan usaha lainnya. Tujuannya, mendorong peningkatan taraf perekonomian keluarga.
Di bidang pertanian, bantuan sarana produksi berupa alat tanam padi telah disalurkan kepada 11 kelompok tani. Baznas juga membangun sumur bor untuk lahan pertanian dan mendistribusikan 20 tangki air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan.
Inovasi lain hadir lewat Program Bumi Masjid. Baznas meluncurkan Microfinance Masjid senilai Rp150 juta yang menyasar empat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid. Program ini menyediakan pinjaman modal usaha tanpa bunga dan tanpa agunan bagi pelaku usaha mikro.
"Ini menjadi alternatif pembiayaan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online ilegal," tegas Mustangid.