Pencarian

4 Pameran Seni di Yogyakarta Sepanjang Juli 2026: Ada Festival Rupa Kontemporer hingga Pameran Kolektif

Rabu, 01 Juli 2026 • 20:22:31 WIB
4 Pameran Seni di Yogyakarta Sepanjang Juli 2026: Ada Festival Rupa Kontemporer hingga Pameran Kolektif
Festival Seni Rupa Kontemporer di Yogyakarta menampilkan karya instalasi dan seni digital dari puluhan seniman.

YOGYAKARTA — Jogja tidak pernah kehabisan agenda seni. Sepanjang Juli 2026 ini, setidaknya ada empat pameran yang masih berlangsung dan bisa dikunjungi. Mulai dari festival seni rupa kontemporer terbesar di Indonesia hingga pameran kolektif yang menampilkan karya-karya seniman muda.

Apa Saja Pameran yang Masih Berlangsung?

Keempat pameran tersebut tersebar di beberapa galeri dan ruang publik di Yogyakarta. Masing-masing menawarkan pengalaman visual dan narasi yang berbeda, dari isu lingkungan hingga kritik sosial. Berikut daftarnya:

  • Festival Seni Rupa Kontemporer Terbesar — Menghadirkan puluhan seniman dari berbagai daerah dengan karya instalasi, lukisan, dan seni digital.
  • Pameran Tunggal Seniman Senior — Menampilkan perjalanan berkarya selama puluhan tahun dalam medium cat minyak dan patung.
  • Pameran Kolektif Seniman Muda — Bertema “Ruang dan Ingatan”, digelar di galeri independen kawasan Kota Gede.
  • Pameran Fotografi dan Multimedia — Mengangkat dokumentasi kehidupan masyarakat urban Jogja dalam bingkai kontemporer.

Festival Seni Rupa Kontemporer: Pameran Paling Dinanti

Festival ini menjadi agenda utama yang sudah ditunggu para kolektor dan kurator. Lokasinya di kawasan pusat kota, tepatnya di Jalan Suroto, dengan jam buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Tiket masuk dibanderol mulai Rp 25.000 untuk umum.

Karya-karya yang dipamerkan mengusung tema “Ekologi Digital”, menyoroti hubungan antara teknologi dan alam. Beberapa instalasi interaktif bahkan bisa disentuh langsung oleh pengunjung.

Pameran di Kota Gede: Alternatif yang Tak Kalah Menarik

Bagi yang ingin suasana lebih intim, pameran kolektif di galeri Kota Gede bisa jadi pilihan. Berlangsung di sebuah rumah joglo tua yang disulap jadi ruang pamer, acara ini gratis dan buka setiap akhir pekan. Para seniman muda yang terlibat kebanyakan lulusan ISI Yogyakarta dan ASRI.

Karya yang ditampilkan didominasi seni grafis dan instalasi dari bahan daur ulang. Pengelola galeri menyebut bahwa tema tahun ini sengaja mengangkat soal krisis sampah plastik di perkotaan.

Tips Mengunjungi Pameran di Jogja

Sebagian besar pameran buka hingga akhir Juli 2026. Pengunjung disarankan datang pagi hari untuk menghindari keramaian, terutama di akhir pekan. Beberapa galeri juga menyediakan tur kuratorial gratis setiap Sabtu sore.

Bagi wisatawan dari luar kota, kawasan sekitar galeri di pusat Jogja mudah dijangkau dengan transportasi umum atau sepeda onthel sewaan. Pastikan mengecek akun media sosial masing-masing galeri untuk informasi jadwal terbaru.

Bagikan
Sumber: radarjogja.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks