DI YOGYAKARTA — Isu ini mencuat setelah Bloomberg, pekan lalu, memberitakan bahwa Ferrari mendorong kliennya untuk membeli Luce EV agar bisa mempertahankan status pelanggan utama atau naik dalam daftar tunggu model “Special Series” kelas atas. Bloomberg mengutip percakapan dengan beberapa pelanggan yang mengaku dihubungi langsung oleh Maranello dengan iming-iming tersebut.
Galliera, yang bertanggung jawab atas strategi pemasaran global Ferrari, langsung bereaksi keras. Dalam pertemuan Jumat pagi, ia mengatakan kepada The Drive bahwa artikel Bloomberg itu “sangat tidak benar” dan membuatnya “marah.”
Mengapa Ferrari Menolak Keras Strategi Paksa Beli
Menurut Galliera, sejak awal Ferrari sudah menegaskan bahwa Luce dirancang untuk target pasar yang berbeda. Bukan untuk dipaksakan kepada siapa pun. “Kami senang jika klien ingin membeli, tapi kami harus memastikan pembeli benar-benar yakin dengan keputusannya,” ujarnya.
Alasannya sederhana: berdasarkan pengalaman pasar dengan model sebelumnya, menjual mobil ke pelanggan yang tidak menginginkannya justru bumerang. “Mereka akan menjadi duta negatif pertama,” tegas Galliera. Pelanggan yang kecewa bisa merusak nilai produk di mata publik.
Pengalaman Pahit Pabrikan EV Lain Jadi Pelajaran
Galliera menyoroti nasib pahit beberapa merek mobil listrik lain yang memaksakan produk ke pasar. “Jika pelanggan dipaksa membeli dan kemudian berkata ‘saya tidak suka’, mereka akan menghancurkan nilai produk itu sendiri. Itulah yang terjadi pada beberapa label EV di pasar,” katanya.
Ferrari tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Hubungan erat dengan klien adalah aset paling berharga Maranello. Memaksa pembelian hanya akan menimbulkan frustrasi dan merusak reputasi yang dibangun puluhan tahun.
Luce Hanya Pelengkap, Bukan Tiket Masuk
“Pesan kami sangat jelas: mobil ini tidak akan dipaksakan. Hanya diberikan kepada klien yang benar-benar menginginkannya,” ulang Galliera. Ia menegaskan bahwa membeli Luce memberi manfaat yang sama seperti membeli Ferrari lainnya. “Luce melengkapi garasi mereka, tapi tidak memberi hak atau dorongan untuk membeli model lain.”
Dengan kata lain, Luce hanyalah variasi baru dalam jajaran produk Ferrari. Bukan kunci gerbang menuju model terbatas yang paling eksklusif. Bagi pelanggan setia yang sudah terbiasa dengan sistem alokasi Ferrari, pernyataan ini setidaknya mengonfirmasi bahwa aturan main belum berubah.