YOGYAKARTA — Gelombang keluhan warga Yogyakarta terkait pemadaman listrik mendadak semakin meluas dalam beberapa pekan terakhir. Bukan sekadar padam sebentar, durasi pemadaman yang dikeluhkan mencapai hitungan jam tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak PLN.
Pemicu Kemarahan: Padam Mendadak Tanpa Info
Pola pemadaman yang dikeluhkan warga terjadi secara tiba-tiba. Tidak ada jadwal atau pemberitahuan resmi yang diterima, baik melalui aplikasi maupun kanal informasi resmi PLN. Akibatnya, aktivitas rumah tangga hingga usaha kecil terganggu.
Kolom komentar di akun media sosial PLN Jogja dipenuhi unggahan warga yang mengeluhkan kejadian serupa. "Tiba-tiba mati, tidak ada pemberitahuan sama sekali. Ini sudah tiga kali dalam seminggu," tulis salah satu warga di kolom komentar.
PLN Jogja Buka Suara soal Gangguan Pasokan
Menanggapi gelombang keluhan tersebut, PT PLN (Persero) UID Yogyakarta angkat bicara. Pihaknya menjelaskan bahwa pemadaman bergilir yang terjadi bukan tanpa sebab, melainkan akibat adanya gangguan pada sistem kelistrikan di beberapa titik.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Pemadaman ini dilakukan karena adanya kondisi darurat pada jaringan distribusi yang memerlukan pemadaman untuk proses perbaikan," ujar juru bicara PLN UID Yogyakarta dalam keterangan resminya.
PLN menambahkan bahwa pemadaman mendadak terjadi karena gangguan bersifat teknis yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Pihaknya berjanji akan meningkatkan koordinasi agar pemberitahuan bisa disampaikan lebih awal jika situasi memungkinkan.
Dampak ke Warga dan Pelaku UMKM
Pemadaman panjang tanpa informasi ini langsung berdampak pada aktivitas warga, terutama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Yogyakarta. Banyak warung makan, kafe, hingga laundry yang terpaksa tutup sementara atau merugi karena peralatan elektronik tidak bisa beroperasi.
Seorang pemilik usaha laundry di kawasan Sleman mengaku rugi hingga ratusan ribu rupiah karena mesin pengering berhenti saat proses pencucian. "Stok baju kotor menumpuk, pelanggan komplain karena janji selesai mundur. Ini sangat merugikan," keluhnya.
Langkah PLN dan Imbauan ke Depan
PLN UID Yogyakarta memastikan tim teknis telah dikerahkan untuk memulihkan sistem kelistrikan di titik-titik yang mengalami gangguan. Pihaknya juga mengimbau warga untuk melaporkan langsung melalui aplikasi PLN Mobile jika mengalami pemadaman tanpa pemberitahuan.
Ke depan, PLN berjanji akan memperbaiki sistem notifikasi agar informasi pemadaman bergilir bisa diterima warga lebih cepat. "Kami terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan listrik dan komunikasi kepada pelanggan," tutupnya.