DI YOGYAKARTA — Makassar, Sulawesi Selatan — Antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kota Makassar yang ramai dalam beberapa pekan terakhir membuat Pertamina Patra Niaga bergerak cepat. Anak usaha Pertamina itu menyiapkan serangkaian penyesuaian operasional, mulai dari penambahan pasokan hingga memperpanjang jam layanan di sejumlah titik.
Menurut perusahaan, lonjakan permintaan BBM bersubsidi menjadi pemicu utama. Perubahan pola konsumsi masyarakat yang datang bersamaan memperparah kepadatan di sejumlah SPBU, terutama pada jam-jam sibuk.
Nozzle Tambahan di 12 SPBU, Layanan 24 Jam di 25 Titik
Pertamina Patra Niaga menambah nozzle BBM subsidi di 12 SPBU di Kota Makassar. Penambahan itu disesuaikan dengan kapasitas pengisian masing-masing SPBU dan kondisi kebutuhan di lapangan.
Langkah tersebut melengkapi kebijakan sebelumnya, yakni mengoperasikan total 25 SPBU selama 24 jam di kota yang sama. Dengan begitu, masyarakat punya lebih banyak pilihan waktu untuk mengisi bahan bakar, tidak lagi terpaku pada jam operasional reguler.
Selain itu, perusahaan mengoptimalkan operasional mobil tangki selama 24 jam. Tujuannya mempercepat pengiriman dan pengisian ulang stok BBM di SPBU agar tidak ada titik yang kosong saat permintaan memuncak.
Rekonfigurasi kapasitas pelayanan juga dilakukan lewat penambahan nozzle Pertalite di sejumlah SPBU. Penyesuaian ini diarahkan untuk memperbesar kapasitas layanan sekaligus memangkas waktu tunggu pembeli.
Solar JBT Naik 10-15 Persen, Pasokan ke Terminal BBM Diperkuat
Peningkatan kebutuhan BBM subsidi terlihat dari konsumsi Solar JBT yang naik sekitar 10-15 persen pada periode Juni hingga Agustus 2026. Angka itu menjadi acuan perusahaan dalam menata ulang penyaluran di masing-masing wilayah.
Pertamina Patra Niaga menambah pasokan dan distribusi BBM ke sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan. Penyaluran dilakukan secara dinamis, mempertimbangkan kebutuhan tiap SPBU, sehingga distribusi bisa terus disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Monitoring stok dan penyaluran BBM di wilayah Makassar juga diperketat. Pasokan ke Terminal BBM ditingkatkan agar suplai ke Makassar tetap berada di level aman.
"Pertamina terus meningkatkan pasokan BBM ke Terminal BBM untuk memperkuat suplai BBM ke Makassar agar ketersediaan dapat terjaga pada level yang aman," ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora.
Evaluasi Berkala dan Imbauan ke Warga
Kitty menegaskan, perusahaan terus mengevaluasi kondisi operasional di lapangan dan menindaklanjutinya dengan penyesuaian yang diperlukan. Menurut dia, penambahan nozzle di 12 SPBU Makassar adalah salah satu bentuk optimalisasi kapasitas pelayanan.
"Kami terus melakukan evaluasi dan tindak lanjut berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Penyesuaian konfigurasi kapasitas dan penambahan nozzle BBM Subsidi di 12 SPBU Makassar merupakan salah satu langkah yang kami lakukan untuk mengoptimalkan kapasitas pelayanan dan mendukung kelancaran masyarakat dalam mendapatkan BBM," ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/7/2026).
Pertamina Patra Niaga memastikan langkah tindak lanjut akan terus dilakukan mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat. Optimalisasi kapasitas, jam operasional, pelayanan, dan distribusi BBM menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran pemenuhan energi di Kota Makassar.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak menimbun secara berlebihan. Warga yang butuh informasi atau layanan lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Bagi warga Makassar, deretan langkah ini menjadi sinyal bahwa persoalan antrean tidak dibiarkan berlarut. Tinggal dilihat dalam beberapa pekan ke depan apakah tambahan nozzle dan jam layanan 24 jam cukup meredakan kepadatan, terutama saat permintaan BBM bersubsidi masih berada di fase puncak.