Pencarian

Uji Jalan B50 Tembus 50.000 Km, Filter Solar Justru Tak Perlu Diganti di 10.000 Km

Rabu, 09 September 2026 • 15:21:01 WIB
Uji Jalan B50 Tembus 50.000 Km, Filter Solar Justru Tak Perlu Diganti di 10.000 Km
Uji jalan B50 sejauh 50.000 km menunjukkan filter solar tidak perlu diganti pada 10.000 km.

DI YOGYAKARTA — Klaim itu disampaikan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR, Rabu (9/9/2026). Uji jalan tersebut melibatkan pabrikan otomotif di Indonesia dan masih akan dilanjutkan hingga 100.000 km atas permintaan asosiasi.

"Filternya yang seharusnya diganti di 10 ribu (km), sampai dengan 37 ribu km itu tidak diganti, dan ini pengujiannya sampai 50.000 (km)," kata Eniya di hadapan Komisi XII DPR.

Parameter Mutu FAME B50 yang Diperketat

Selain soal ketahanan filter, Eniya memaparkan peningkatan spesifikasi teknis FAME untuk B50 dibandingkan pendahulunya. Dari sekitar 20 parameter yang dievaluasi sejak pengujian B40, beberapa poin krusial mengalami perubahan signifikan.

Kandungan air dalam FAME, misalnya, berhasil ditekan dari maksimal 320 ppm pada B40 menjadi 300 ppm pada standar B50. Kemudian, batas maksimum monogliserida diturunkan dari 0,5 persen menjadi 0,47 persen massa untuk menekan risiko pengendapan di filter.

"Monogliserit kandungan yang ada di FAME itu maksimum yang tadinya 0,5% menjadi 0,47% massa," ujarnya.

Stabilitas Oksidasi Naik dan Dua Parameter Baru

Ketahanan B50 terhadap proses oksidasi juga tercatat meningkat. Sebelumnya bahan bakar mampu bertahan 720 menit, kini standar ketahanannya naik menjadi 900 menit. Perbaikan ini membuat kualitas B50 lebih stabil selama penyimpanan dan penggunaan.

Standar B50 juga kini dilengkapi dua parameter pengujian baru yang sebelumnya tidak diatur, yaitu temperatur distilasi dan cleanliness alias tingkat kebersihan bahan bakar. "Ada tambahan dua parameter yang baru yaitu temperatur distilasi dan cleanliness," pungkas Eniya.

Hasil pengujian ini sekaligus menjawab kekhawatiran publik mengenai potensi penyumbatan filter dan dampak B50 terhadap komponen mesin dalam jangka panjang.

94 Persen SPBU Sudah Salurkan B50

Dari sisi distribusi, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, melaporkan sebanyak 6.050 lokasi SPBU atau sekitar 94 persen dari total SPBU di Indonesia telah menyalurkan B50. Sisanya, 362 SPBU, masih dalam masa transisi penyaluran.

Ega mengklaim respons masyarakat terhadap B50 berjalan baik. Pihaknya juga memantau keluhan pengguna melalui call center dan tidak menemukan masalah signifikan, khususnya di sektor retail.

"Respon dari masyarakat untuk B50 secara umum baik itu dari sisi kualitas maupun dari sisi kuantitas itu berjalan dengan baik," kata Ega.

Pengujian lanjutan hingga 100.000 km yang diminta Gaikindo dan sejumlah asosiasi masih berlangsung. Hasil akhirnya akan menjadi dasar evaluasi kesiapan B50 untuk penerapan yang lebih luas di pasar otomotif nasional.

Follow jogjasatu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks