Pencarian

Job Fair 2026 di UNY Sleman Buka 2.671 Lowongan dari 43 Perusahaan, Pemda DIY Target Tekan Angka Pengangguran

Kamis, 11 Juni 2026 • 02:09:31 WIB
Job Fair 2026 di UNY Sleman Buka 2.671 Lowongan dari 43 Perusahaan, Pemda DIY Target Tekan Angka Pengangguran
Peserta job fair 2026 antusias mencari peluang kerja di UNY Sleman.

SLEMAN — Upaya menekan angka pengangguran di DIY kembali dilakukan lewat perluasan akses kerja bagi masyarakat. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY bersama UNY menggelar Job Fair 2026 yang diikuti puluhan perusahaan dengan total ribuan lowongan tersedia.

Kolaborasi Tiga Pilar Kunci Tekan Pengangguran

Kepala Disnakertrans DIY, Ariyanto Wibowo, menegaskan bahwa job fair menjadi instrumen penting untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia usaha menjadi kunci menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat.

"Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan dunia usaha menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan produktif," kata Ariyanto.

Kompetensi Pencari Kerja vs Kebutuhan Industri

Ia mengakui masih ada anggapan bahwa lapangan pekerjaan terbatas. Padahal, peluang masih cukup banyak, namun pencari kerja harus menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan perusahaan yang terus berubah akibat digitalisasi dan otomatisasi berbasis kecerdasan buatan.

"Tantangannya adalah kompetensi pencari kerja bisa sesuai dengan kebutuhan perusahaan," ujarnya. Selain kemampuan teknis, perusahaan kini juga mencari tenaga kerja yang memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta keterampilan memecahkan masalah.

Data Pasar Kerja DIY: TPT Turun Jadi 3,05 Persen

Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026, jumlah angkatan kerja di DIY mencapai 2,28 juta orang dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 74,52 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat 3,05 persen, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

UNY: Sinkronisasi Kurikulum dengan Dunia Kerja

Wakil Rektor Bidang Akademik UNY, Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, mengatakan keterlibatan kampusnya dalam job fair ini untuk memperkuat keterhubungan antara pendidikan dan dunia kerja. Ia berharap acara ini menjadi titik temu bagi pencari kerja dan pemberi kerja.

"Kami senantiasa meng-upgrade dunia pendidikan dan dunia kerja melalui berbagai upaya sinkronisasi agar tidak ada lulusan yang tertinggal, baik dari sisi kemampuan maupun pengetahuan," kata Nur Hidayanto.

Kurikulum Belum Sepenuhnya Akomodasi Kebutuhan Industri

Ketua Komisi D DPRD DIY, RB. Dwi Wahyu, menyoroti masih belum sinkronnya kurikulum pendidikan, terutama di SMK dan perguruan tinggi, dengan kebutuhan industri yang berkembang cepat. Menurutnya, hal ini menyebabkan sebagian lulusan belum memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Para pencari kerja mulai memadati lokasi sejak pukul 09.30 WIB. Mayoritas mengenakan kemeja putih dan celana hitam, menyusuri setiap booth yang tersedia di Auditorium UNY.

Bagikan
Sumber: harianjogja.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks