Pencarian

34 Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta Ngamen di Peron Stasiun Tugu demi Kejar Mimpi ke Korea Selatan

Senin, 01 Juni 2026 • 21:55:01 WIB
34 Mahasiswa Atma Jaya Yogyakarta Ngamen di Peron Stasiun Tugu demi Kejar Mimpi ke Korea Selatan
mahasiswa Paduan Suara Atma Jaya Yogyakarta menggalang dana di Stasiun Tugu untuk lomba di Korea Selatan.

YOGYAKARTA — Suara harmoni 34 mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) memecah hiruk-pikuk Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (1/6/2026) pagi. Mereka memilih peron 3 sebagai panggung dadakan untuk menggalang dana demi satu mimpi: berlaga di Busan International Choral Festival, Korea Selatan, Oktober mendatang.

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, tepat pukul 10.00 WIB, mereka memulai penampilan dengan lagu Indonesia Raya. Sejumlah penumpang yang menunggu kereta spontan berdiri. Beberapa lainnya mengabadikan momen itu lewat ponsel.

Ngamen di Empat Titik, Target Dana Capai Ratusan Juta

Ini bukan kali pertama PSM UAJY turun ke jalan. Anggota kelompok, Anggriyani Meta, menyebut rute ngamen mereka sudah tetap: Prawirotaman, Mangkubumi, Kuliner UGM, dan Mrican.

“Kalau ngamen biasanya di Prawirotaman, di daerah Mangkubumi, sama di Kuliner UGM. Juga di daerah Mrican juga kami pasti sering ke sana,” ujar Meta.

Kegiatan ini bagian dari persiapan lomba. “Kami menggalang dana untuk lomba kami. Selain itu, kami biasa ngamen juga buat galang dana buat konser,” imbuhnya.

Untuk kebutuhan kompetisi di Korea Selatan, Meta menyebutkan biaya yang diperlukan mencapai Rp 400-500 juta. Jumlah itu untuk seluruh anggota tim.

QRIS dan Kotak Donasi Jadi Andalan

Saat mengamen di Stasiun Tugu, satu anggota PSM berkeliling membawa kotak donasi. Mereka juga menyediakan kode QRIS bagi penumpang yang ingin memberi dukungan secara non-tunai.

Anggota lain, Agnes, mengatakan persiapan materi lagu sudah matang. Mereka menyiapkan lagu Indonesia Raya, lagu daerah, hingga lagu populer untuk dibawakan saat penggalangan dana.

“Kami juga bakal ada sesi ngamen lagi untuk penggalangan dana. Jadi, setelah ini kami tetap akan tampil lagi,” jelas Agnes.

KAI Buka Ruang Kolaborasi Seni di Stasiun

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan penampilan paduan suara di stasiun merupakan yang pertama di lingkungan Daop 6.

“Untuk pertama kalinya di Daop 6 Yogyakarta, kami menghadirkan paduan suara secara langsung dalam momen menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Bersama paduan suara, kami mengajak para pelanggan untuk menyanyikan Lagu Indonesia Raya secara khidmat,” kata Feni.

Feni menambahkan, pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan komunitas seni, budaya, dan edukasi. “Stasiun hadir tidak hanya sebagai tempat naik dan turun pelanggan, tapi juga sebagai ruang kolaborasi bagi berbagai komunitas,” ujarnya.

Bagikan
Sumber: yogyakarta.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks