Pencarian

Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi Poltekkes, Bantuan Rp 10 Juta per Semester

Senin, 01 Juni 2026 • 15:58:02 WIB
Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi Poltekkes, Bantuan Rp 10 Juta per Semester
Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe membuka pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026 untuk mahasiswi Poltekkes dengan bantuan hingga Rp 10 juta per semester.

JAKARTA — Pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026 atau Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan resmi dibuka mulai 8 hingga 30 Juni 2026. Program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan Yayasan Khouw Kalbe, menyasar mahasiswi dari berbagai program studi di lingkungan Poltekkes Kemenkes.

Selain bantuan finansial, penerima beasiswa akan mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring. Mereka juga akan masuk ke dalam ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe serta memperoleh jejaring nasional dan internasional. Khusus bagi jenjang profesi, peserta berkesempatan menjadi mentor dan menginisiasi proyek sosial.

Bantuan Dana Pendidikan hingga Rp 10 Juta per Semester

Bantuan finansial yang diberikan berupa dana pendidikan maksimal Rp 10 juta per semester. Dana ini mencakup biaya UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi. Untuk mahasiswa jenjang diploma, tersedia bantuan biaya penelitian maksimal Rp 3 juta yang diberikan satu kali pada tahun akhir masa studi. Sementara penerima jenjang profesi memperoleh dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1,2 juta per semester.

Jurusan dan Program Studi yang Bisa Mendaftar

Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswi dari sejumlah program studi kesehatan. Untuk jenjang diploma dan profesi, tersedia program Keperawatan, Kebidanan, Gizi dan Dietetika, serta Fisioterapi. Sementara untuk jenjang diploma saja, program studi yang bisa mendaftar meliputi Farmasi, Sanitasi Lingkungan, Teknik Laboratorium Medik, Kesehatan Gigi, Promosi Kesehatan, serta Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi.

Syarat Pendaftaran: Usia, Nilai, dan Esai Refleksi Diri

Pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia berjenis kelamin perempuan dan belum menikah. Untuk jenjang diploma D3/D4, usia peserta minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun. Sementara untuk jenjang profesi, usia maksimal 27 tahun. Peserta juga harus berstatus mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan semester tertentu, aktif dalam organisasi atau kemasyarakatan, serta tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen serupa.

Persyaratan akademik yang harus dipenuhi antara lain nilai rapor SLTA minimal 80 per semester bagi pendaftar diploma semester 1. Pendaftar D4 semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30, sedangkan jenjang profesi minimal 3,75. Selain itu, peserta diwajibkan membuat esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250 hingga 450 kata. Khusus jenjang profesi, peserta wajib mengunggah video berdurasi 60 detik di Instagram atau TikTok mengenai alasan pengabdian di wilayah DTPK.

Jadwal Seleksi dan Cara Pendaftaran

Setelah pendaftaran ditutup pada 30 Juni, seleksi administrasi akan berlangsung dari 1 hingga 27 Juli 2026. Pengumuman administrasi dijadwalkan pada 28 Juli 2026. Tahapan selanjutnya meliputi tes penulisan esai online pada 1 Agustus, tes wawancara online dari 21 Agustus hingga 14 September, dan pengumuman akhir pada 16 September 2026. Registrasi ulang dan orientasi akan dilakukan pada September hingga Oktober 2026.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SIBK Kemenkes. Calon peserta diminta mengisi formulir dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan, termasuk KTP, Kartu Keluarga, pas foto, rapor, KHS, ijazah, surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, serta hasil scan esai tulisan tangan. Informasi lebih lengkap dapat diperoleh melalui sosialisasi online yang akan digelar pada 2 hingga 5 Juni 2026.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks