Pencarian

AS Lepas 53,3 Juta Barel Cadangan Minyak Darurat untuk Redam Lonjakan Harga BBM

Selasa, 12 Mei 2026 • 10:58:01 WIB
AS Lepas 53,3 Juta Barel Cadangan Minyak Darurat untuk Redam Lonjakan Harga BBM
Pemerintah AS melepas 53,3 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis untuk menstabilkan harga BBM.

DI YOGYAKARTA — Pelepasan cadangan minyak darurat AS dilakukan sebagai respon terhadap meningkatnya harga bahan bakar yang dipicu oleh ketegangan geopolitik, khususnya perang antara AS dan Iran. Menurut Departemen Energi AS, Trafigura menerima jumlah terbesar, hampir 13 juta barel, diikuti oleh Marathon dan Exxon Mobil Corp.

Lonjakan Harga BBM di AS

Harga rata-rata nasional untuk bensin reguler melonjak lebih dari US$4,50 per galon. Ini merupakan angka tertinggi sejak Juli 2022, dan dampaknya sangat terasa menjelang musim liburan musim panas yang biasanya sibuk. Kenaikan harga ini menyulitkan banyak konsumen yang bergantung pada kendaraan pribadi untuk mobilitas sehari-hari.

Proses dan Tujuan Pelepasan Cadangan

Pelepasan 53,3 juta barel dari Cadangan Minyak Strategis bertujuan untuk meredam lonjakan harga yang terjadi di pasar. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah AS untuk menjaga kestabilan harga bahan bakar dan memastikan pasokan yang cukup di SPBU.

Dampak Terhadap Pasar Energi

Dengan pelepasan cadangan ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban konsumen dan menghindari krisis energi yang lebih parah. Namun, pasar energi tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah.

Fakta Singkat:

  • Pelepasan 53,3 juta barel dari SPR oleh pemerintah AS.
  • Trafigura Group menerima hampir 13 juta barel.
  • Harga bensin nasional mencapai lebih dari US$4,50 per galon.

Dengan pelepasan cadangan ini, pemerintah AS menunjukkan komitmennya untuk mengatasi tantangan harga energi yang terus meningkat, sambil mempersiapkan langkah-langkah lanjutan bila diperlukan.

Bagikan
Sumber: bloombergtechnoz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks