Kementerian Pertanian mendorong transisi peternakan ayam petelur dari kandang baterai ke sistem bebas sangkar atau cage-free, dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Tangguh di Kadipiro, Sayegan, Sleman, DI Yogyakarta, sebagai salah satu contoh penerapannya. KWT Tangguh memelihara ayam petelur omega dengan sistem cage-free yang dinilai lebih memperhatikan kesejahteraan hewan. Peternakan di Kadipiro itu menjadi gambaran bagaimana transisi kandang baterai dijalankan di tingkat kelompok tani.
SLEMAN — Kementerian Pertanian mendorong peternak ayam petelur beralih dari kandang baterai ke sistem pemeliharaan bebas sangkar atau cage-free. Kelompok Wanita Tani (KWT) Tangguh di Kadipiro, Sayegan, Sleman, DI Yogyakarta, menerapkan sistem tersebut pada peternakan ayam petelur omega miliknya.
Penerapan cage-free di Kadipiro menjadi salah satu pilihan dalam transisi yang didorong Kementerian Pertanian. Ayam petelur omega di peternakan itu dipelihara tanpa kurungan baterai, berbeda dari model kandang yang selama ini lazim dipakai peternak komersial.
Apa Itu Sistem Bebas Sangkar yang Didorong Kementan
Sistem bebas sangkar atau cage-free memberi ayam ruang bergerak yang lebih luas dibanding kandang baterai. Kandang baterai selama ini dikenal sebagai model pemeliharaan intensif dengan ayam ditempatkan di kurungan sempit dan bertingkat.
Kementerian Pertanian menjadikan cage-free sebagai salah satu pilihan dalam transisi dari kandang baterai. Pendekatan ini menyentuh cara peternak mengelola kandang, pakan, hingga hasil produksi telur.
KWT Tangguh Kadipiro dan Ayam Petelur Omega
KWT Tangguh di Kadipiro, Sayegan, Sleman, memelihara ayam petelur omega dengan sistem cage-free. Ayam-ayam itu bertengger di peternakan tanpa kurungan baterai, dan anggota kelompok secara rutin mengecek kondisi serta memberi pakan.
Telur omega yang dihasilkan dipanen anggota KWT Tangguh dari peternakan di Kadipiro. Produk ini menjadi keluaran dari model pemeliharaan yang diterapkan kelompok tersebut.
Mengapa Transisi Kandang Baterai Berjalan di Tingkat Kelompok Tani
Kelompok wanita tani menjadi salah satu ujung pelaksanaan transisi peternakan ayam bebas sangkar di DI Yogyakarta. KWT Tangguh di Sleman menjalankan praktik ini pada skala peternakan kelompok, bukan hanya wacana kebijakan di tingkat pusat.
Peternakan di Kadipiro memperlihatkan bagaimana ayam petelur omega dipelihara tanpa kandang baterai. Anggota kelompok menangani langsung pemberian pakan, pengecekan kondisi ayam, hingga pemanenan telur.
Yang Berubah dari Kandang Baterai ke Cage-Free
Perbedaan utama terletak pada ruang gerak ayam. Kandang baterai menempatkan ayam di kurungan sempit bertingkat, sementara sistem cage-free membiarkan ayam bergerak lebih bebas di dalam peternakan.
Pada peternakan KWT Tangguh, ayam petelur omega bertengger dan bergerak di area kandang tanpa kurungan baterai. Anggota kelompok menyesuaikan cara pemeliharaan dengan model tersebut.
Langkah Lanjutan Transisi Peternakan Ayam
Kementerian Pertanian mendorong transisi ini sebagai pilihan bagi peternak, dengan cage-free menjadi salah satu sistem yang ditawarkan. KWT Tangguh di Kadipiro, Sayegan, Sleman, sudah menjalankannya pada peternakan ayam petelur omega milik kelompok.
Peternakan di Kadipiro menjadi contoh bagaimana sistem bebas sangkar diterapkan di DI Yogyakarta. Kelompok wanita tani itu memanen telur omega dari ayam yang dipelihara tanpa kandang baterai.