YOGYAKARTA — Gandos Bu Paerah bisa ditemui di tiga titik di Kota Gudeg: Sunmor UGM, depan Puskesmas Mantrijeron, dan selatan Alun-alun Kidul. Untuk pesanan partai besar atau acara khusus, pemilik juga menerima layanan live cooking. “Minimal order hanya sekitar Rp350.000 sampai Rp400.000 itu kita sudah bisa live cooking,” ujar Fitriani, anak dari Bu Paerah, dalam program Fun with Business di Star FM Yogyakarta, Senin (21/7/2026).
Keunggulan Gandos Bu Paerah: Gluten Free, Tanpa Ragi
Berbeda dengan pukis pada umumnya, gandos Bu Paerah dibuat tanpa tepung terigu. Bahan bakunya hanya tepung beras, santan, dan kelapa parut. Fitriani menekankan produk ini gluten free dan minim gula—bahkan konsumen bisa memesan tanpa gula sama sekali. “Resep gandos asli Jogja memang tanpa tepung terigu. Jadi hanya tepung beras, santan, dan kelapa dan bentuknya kaya pukis,” jelasnya.
Proses pembuatan masih manual. Adonan diuleni dengan tangan selama satu jam tanpa menggunakan ragi. “Kita pernah coba menggunakan ragi yang untuk sourdough sama ragi instan. Tetap kecut jatuhnya nanti ketika dingin,” ungkap Fitriani.
Ide Bisnis Berawal dari Kelapa Murah di Bantul dan Kulon Progo
Cerita awal usaha ini bermula saat Bu Paerah berkunjung ke Bantul dan Kulon Progo. Ia melihat kelapa dijual murah dan ada penjual rangin yang mengingatkannya pada suguhan simbah. “Wah, kita kayaknya punya nih produk mirip dengan rangin ini yang namanya gandos. Simbah dulu juga suka bikin suguhan itu kalau di rumah. Jadinya tanya-tanya terus kita coba,” pungkas Fitriani. Gandos Bu Paerah pun lahir dan kini dikelola sebagai usaha keluarga.
Produk Lain: Sagon dan Brownies Sagon Tahan Lama untuk Oleh-oleh
Selain gandos, keluarga Bu Paerah memproduksi sagon dan brownies sagon. Sagon biasa bertahan hingga satu bulan, sedangkan brownies sagon tahan tujuh hari. Fitriani mengatakan produk ini hadir karena banyak pelanggan mencari oleh-oleh yang bisa dibawa pulang dan disimpan lama. Brownies sagon tidak tersedia setiap hari, hanya dengan sistem pre-order. Harganya: satu bungkus sagon Rp10.000–Rp12.000, brownies sagon ukuran medium Rp35.000.
Gandos sendiri dibanderol Rp8.000 untuk 10 pcs. Dengan harga terjangkau dan keunikan bahan alami, jajanan tradisional ini tetap eksis di tengah gempuran makanan modern.