Pencarian

Pemda DIY Perkuat Jaga Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kenakalan Pelajar di Lingkungan Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 • 22:43:01 WIB
Pemda DIY Perkuat Jaga Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Kenakalan Pelajar di Lingkungan Masyarakat
Jaga Warga DIY mengawasi aktivitas pelajar di jam rawan sebagai garda sosial terdepan pencegahan kenakalan.

YOGYAKARTA — Kelompok masyarakat bentukan Pemda DIY itu tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Sekda Ni Made Dwipanti Indrayanti menegaskan Jaga Warga kini menjadi garda sosial terdepan yang mengawasi aktivitas anak-anak di jam rawan.

Bukan Sekadar Patroli, Tapi Tegur Santun dan Laporkan Bahaya

Dalam praktiknya, anggota Jaga Warga akan mengawasi pelajar yang berkeliaran di luar jam sekolah. Jika menemukan hal mencurigakan, mereka diinstruksikan menegur dengan cara santun dan melapor ke pihak berwenang saat menemukan kondisi yang memerlukan penanganan kepolisian.

"Salah satunya melalui penguatan inisiatif Jaga Warga sebagai garda sosial terdepan warga dalam mencegah kenakalan anak usia sekolah di lingkungan masyarakat," kata Sekda dalam siaran pers, Senin.

Dari Salah Pilih Teman Hingga Cari Pengakuan, Ini Pemicu Kenakalan

Sekda menyebut tidak ada anak yang lahir dengan cita-cita menjadi pelaku kekerasan. Menurutnya, kenakalan sering berawal dari hal sepele: salah memilih teman, mencari pengakuan, atau sekadar ingin terlihat berani di hadapan kelompoknya.

"Keberanian sejati bukan ketika seseorang mampu melukai orang lain, melainkan ketika dia mampu berkata tidak pada ajakan yang salah, berani menjaga diri dan teman," ujarnya.

Ia mengajak para pelajar membuat pilihan yang jelas. Mulai dari memilih lingkungan pertemanan yang membangun, berani melapor saat melihat kekerasan atau narkoba, hingga pulang tepat waktu dan menghormati orang tua.

Negara Lindungi Anak, Tapi Pelanggar Hukum Tetap Diproses

Sekda menegaskan negara memiliki tanggung jawab melindungi setiap anak. Namun perlindungan itu bukan berarti pembiaran terhadap pelanggaran hukum. Penegakan hukum tetap dilakukan, meski ruang pembinaan dan pemulihan tetap terbuka bagi pelajar yang melanggar.

"Mari seluruh siswa SMA dan SMK se-DIY komitmen menolak kekerasan, menolak narkoba dan minuman keras, menolak membawa senjata tajam, menolak segala bentuk kenakalan yang merugikan diri sendiri dan orang lain, serta bertekad menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan bermartabat," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks