Pencarian

PSIM Jogja Lepas Gelandang Asal Tajikistan Rahmatsho, 24 Laga dan Satu Gol Tak Cukup untuk Super League

Sabtu, 18 Juli 2026 • 01:47:01 WIB
PSIM Jogja Lepas Gelandang Asal Tajikistan Rahmatsho, 24 Laga dan Satu Gol Tak Cukup untuk Super League
PSIM Jogja resmi melepas gelandang asal Tajikistan, Rahmatsho Rahmatzoda, setelah tampil dalam 24 laga dan mencetak satu gol.

YOGYAKARTA — PSIM Jogja resmi mengakhiri kerja sama dengan Rahmatsho Rahmatzoda. Pemain berusia 22 tahun asal Norak, Tajikistan itu tidak masuk dalam rencana tim untuk kompetisi Super League musim 2026/2027.

Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar, menyebut keputusan itu diambil setelah melalui pembahasan antara manajemen dan tim pelatih. Evaluasi dilakukan berdasarkan kebutuhan teknis tim di musim baru.

“Kami mengapresiasi kontribusi Rakhmatsho Rakhmatzoda untuk PSIM selama musim lalu. Dia memberikan kontribusi cukup baik dalam 24 laga dengan catatan rerata 82 menit penampilan per laga,” kata Iksan, Jumat (17/7/2026).

Rahmatsho bergabung dengan PSIM Jogja pada musim lalu. Dari total 34 pertandingan resmi, ia tampil di 24 laga dan menyumbangkan satu gol.

Akurasi Umpan Tinggi, Gol Minim

Catatan statistik menunjukkan peran Rahmatsho di lini tengah cukup dominan. Ia membukukan 931 umpan sukses dari 1.050 percobaan sepanjang musim. Angka itu menandakan akurasi distribusi bola yang tinggi saat membangun serangan.

Namun, kontribusi golnya minim. Dari 18 tembakan yang dilepaskan, hanya lima yang tepat mengarah ke gawang lawan. Satu gol menjadi satu-satunya torehan pemain kelahiran 6 April 2004 itu.

Di sisi pertahanan, Rahmatsho mencatatkan 32 tekel sukses, 52 intersepsi, dan 14 sapuan. Angka itu menunjukkan perannya tidak hanya di sektor serangan, tetapi juga membantu menghalau tekanan lawan.

Evaluasi Menuju Super League 2026/2027

Keputusan melepas Rahmatsho menjadi sinyal bahwa PSIM Jogja tengah merombak komposisi pemain. Manajemen ingin memperkuat kedalaman skuad agar lebih kompetitif di Super League musim depan.

“Hasil penilaian dan pertimbangan manajemen bersama tim pelatih, kerja sama dengan pemain asal Tajikistan itu tidak berlanjut di musim 2026/27,” jelas Iksan.

PSIM Jogja sendiri masih dalam proses pembentukan tim untuk menghadapi kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Beberapa posisi diperkirakan akan diisi pemain baru dalam waktu dekat.

Meski berpisah, manajemen tetap memberikan apresiasi atas dedikasi Rahmatsho selama berseragam Laskar Mataram. “Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier Rakhmatsho di masa depan,” tutur Iksan.

Bagikan
Sumber: sport.harianjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks