Pencarian

3 Fakta Bekalista, Becak Listrik Daring Pertama Indonesia yang Resmi Beroperasi di Yogyakarta

Jumat, 17 Juli 2026 • 23:28:31 WIB
3 Fakta Bekalista, Becak Listrik Daring Pertama Indonesia yang Resmi Beroperasi di Yogyakarta
Bekalista, becak listrik daring pertama Indonesia, resmi beroperasi melayani wisatawan di kawasan Malioboro, Yogyakarta.

YOGYAKARTA — Sejarah baru transportasi nusantara terukir di Kota Gudeg. Bekalista, becak listrik yang bisa dipesan lewat gawai, resmi mengaspal dan siap melayani wisatawan di kawasan Malioboro dan sekitarnya. Berikut tiga fakta penting yang perlu diketahui warga dan pelancong.

Bukan Menggantikan, Melainkan Meringankan Beban Pengayuh

Presiden Direktur PT Langit Biru Istimewa (PT LBI) sekaligus Prinsipal Bekalista, Ary Tjahyono, menegaskan bahwa kendaraan ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk menggantikan profesi pengayuh becak. “Selama ini mereka bekerja sangat keras, bahkan harus bersaing dengan becak motor bensin yang lebih cepat. Bekalista hadir sebagai kaki tangan yang meringankan beban tenaga sekaligus meningkatkan pendapatan,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Alih-alih memodifikasi becak kayuh konvensional, seluruh rangka, jok, hingga ornamen Bekalista dibuat baru melalui proses reverse engineering. Langkah ini ditempuh demi memastikan standar keamanan setara kendaraan modern, sesuai Surat Edaran Dirjen Hubdar/Kemenhub Nomor AJ. 005/3/5/DJPD/2019.

Spesifikasi Aman: Tegangan Rendah 48 Volt dan Tiga Tombol Darurat

Sistem kelistrikan Bekalista dirancang dengan prioritas keselamatan pengemudi dan penumpang. Tegangan rendah 48 Volt sesuai standar internasional IEC 61140, komponen tahan debu dan air kelas IP67, serta motor 750 Watt yang sanggup membawa beban hingga 300 kilogram dan melewati tanjakan 15 persen.

Jangkauan tempuh mencapai 50 kilometer dengan kecepatan maksimal 20 km/jam. Tiga tombol darurat pemutus arus juga dipasang di titik strategis kendaraan. Satu unit Bekalista diperkirakan mampu mengurangi emisi karbon hingga 1.230 kg CO? per tahun. Jika target 500 unit tercapai, penurunan emisi bisa mencapai 615 ton per tahun.

Karya Anak Bangsa: Dirakit Siswa SMK, Dipesan Lewat Aplikasi JogjaKita

Perakitan Bekalista dikerjakan oleh siswa dari lima SMK BLUD se-DIY di bawah pengawasan ketat. Gambar teknik disediakan oleh PT YPTI. Wakil Ketua Umum KADIN DIY Bidang Pariwisata, Arif Efendi, menyebut proyek ini sudah mendapat dukungan pemerintah pusat dan dibahas bersama Sultan Hamengku Buwono X.

Gembong Prakoso, Co-Founder sekaligus Komisaris JogjaKita, menjelaskan bahwa pemesanan Bekalista dikelola oleh Koperasi MNI dengan pola ekonomi gotong royong. “Aplikasi sudah siap, tahap awal melayani radius 2 km dari Titik Nol Kilometer. Semoga karya lokal ini diterima baik dan bisa dikembangkan ke seluruh kota,” ujarnya.

Arif menambahkan, “Belum ke Jogja kalau belum naik Bekalista dan berfoto di Malioboro.” Harapannya, kendaraan ini menjadi ikon baru pariwisata Yogyakarta sekaligus percontohan nasional untuk transportasi ramah lingkungan. (mas)

Bagikan
Sumber: inilahjogja.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks