BANTUL — Sewon, wilayah yang kerap terlewatkan dalam peta wisata Jogja, menyimpan setidaknya lima destinasi menarik yang bisa dinikmati dalam satu hari. Berjarak hanya beberapa menit dari perbatasan Kota Jogja, kawasan ini menawarkan suasana lebih tenang dengan harga yang masih bersahabat.
Jagongan Coffee: Tempat Ngopi di Tengah Permukiman
Memulai hari Minggu di Sewon bisa dilakukan dengan mencari ketenangan di Jagongan Coffee. Kedai ini tersembunyi di dalam permukiman, jauh dari kebisingan jalan raya.
Bangunan kayu bergaya tradisional berpadu dengan nuansa pedesaan yang masih asri. Pengunjung bisa menikmati varian kopi spesial sambil duduk di bawah pohon rindang.
Mangut Lele Mbok Marto Ijoyo: Kuliner Legendaris dengan Dapur Kayu Bakar
Menjelang siang, perut mulai terasa lapar. Salah satu episentrum kuliner legendaris di Sewon adalah Mangut Lele Dapur Asli Mbok Marto Ijoyo.
Warung ini mempertahankan tradisi memasak dengan kayu bakar. Menu andalannya, mangut lele asap dengan kuah santan merah yang super pedas dan gurih, bisa dinikmati mulai pukul 10 pagi hingga 8 malam.
Jajanan Murah di Sepanjang Jalan Pesantren Krapyak
Bergerak ke utara, tepat di perbatasan Sewon dengan Kota Jogja, terdapat kawasan Pondok Pesantren Krapyak. Jalur ini menjadi surga jajanan kaki lima dengan harga yang sangat terjangkau.
Konsumen utamanya adalah para santri dan warga lokal. Berbagai camilan seperti cireng bumbu rujak, bakso bakar, batagor, hingga Es Doger Cak Imam bisa ditemukan di sepanjang jalan ini.
History of Java Museum: Wisata Edukasi Interaktif
Sewon juga memiliki ikon wisata sejarah modern, yaitu History of Java Museum. Desain gedungnya unik, berbentuk seperti gunungan wayang yang sarat filosofi Jawa.
Di dalamnya, narasi peradaban Tanah Jawa disajikan dengan teknologi interaktif dan canggih. Museum ini cocok dikunjungi bersama keluarga untuk liburan yang tidak melulu soal belanja atau nongkrong.
Pendhapa Art Space: Ruang Apresiasi Seni Gratis
Sebagai wilayah yang dihuni banyak seniman, Sewon memiliki Pendhapa Art Space (PAS). Tempat ini menjadi surga bagi pecinta seni rupa.
Pengunjung bisa mengagumi lukisan dan patung karya seniman lokal. Akses masuk ke pameran biasanya gratis, menjadikannya ruang publik yang hidup dan inklusif tanpa sekat formalitas.
Kombinasi kedai kopi yang syahdu, kuliner legendaris, serta ruang seni yang hidup menjadikan Sewon alternatif liburan yang komplet. Bagi yang mulai jenuh dengan kemacetan dan keramaian pusat kota Jogja, melipir ke selatan bisa menjadi pilihan tepat untuk menikmati Jogja dengan ritme yang lebih lambat dan damai.