YOGYAKARTA — Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyebut antusiasme tinggi ini membuktikan diskon tarif mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan kereta api. Program tersebut berlaku untuk seluruh kelas perjalanan selama masa liburan.
Puncak Volume Penumpang Tembus 17 Ribu dalam Sehari
Data operasional Daop 6 mencatat puncak volume terjadi pada Minggu (5/7) dengan 17.664 pelanggan dalam sehari. Lonjakan ini dipicu mobilitas tinggi masyarakat yang pulang atau berlibur di akhir masa libur sekolah bersama keluarga.
Selain itu, volume tinggi juga tercatat pada 28 Juni (16.268 penumpang), 4 Juli (15.671), 3 Juli (15.074), 2 Juli (14.063), dan 21 Juni (14.024). Pola ini menunjukkan distribusi perjalanan yang merata sepanjang periode diskon.
Diskon Tarif Dorong Efisiensi dan Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Feni menegaskan program diskon 30 persen memberikan kesempatan masyarakat bepergian lebih hemat, aman, dan nyaman. "Kereta api tetap menjadi pilihan utama karena menawarkan efisiensi waktu dan nilai ekonomis yang baik," ujarnya di Yogyakarta, Kamis.
Peningkatan penggunaan kereta api juga sejalan dengan komitmen perusahaan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). KAI menghadirkan fasilitas pendukung gaya hidup berkelanjutan seperti water station isi ulang untuk mengurangi sampah plastik, serta digitalisasi layanan melalui aplikasi Access by KAI.
Keselamatan dan Pelayanan Tetap Prioritas Utama
Di balik tingginya volume penumpang, seluruh aspek keselamatan, keamanan, ketepatan waktu, dan pelayanan prima di stasiun maupun selama perjalanan tetap menjadi prioritas. KAI Daop 6 memastikan tidak ada pengabaian standar operasional meski jumlah pelanggan melonjak.
Feni menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan. "KAI berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan," katanya.