MALANG — Pertandingan pamungkas PSIM Jogja di Super League 2025/2026 resmi diundur satu hari. Laga yang semula dijadwalkan pada pekan ini, kini dipastikan bergulir pada Jumat (22/5) sore di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Dalam laga tersebut, PSIM Jogja yang berjuluk Laskar Mataram akan menantang tuan rumah Arema FC. Pertandingan ini menjadi penentu perjalanan terakhir PSIM di kompetisi kasta tertinggi musim ini.
Perubahan Jadwal Demi Persiapan Maksimal
Perubahan jadwal ini diambil setelah koordinasi antara panitia pelaksana dan pihak keamanan setempat. Stadion Kanjuruhan, yang memiliki kapasitas besar, membutuhkan waktu lebih untuk persiapan teknis dan pengamanan.
Manajemen PSIM Jogja mengonfirmasi telah menerima pemberitahuan resmi terkait perubahan tersebut. Tim pelatih langsung menyesuaikan program latihan agar pemain tetap dalam kondisi prima saat laga digelar.
Laga Pamungkas Penuh Tekanan
Bagi PSIM Jogja, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Sebagai tim tamu, Laskar Mataram harus menghadapi tekanan publik tuan rumah yang terkenal fanatik di Stadion Kanjuruhan.
Arema FC sendiri memiliki rekor kandang yang cukup tangguh musim ini. Namun, PSIM Jogja bertekad menutup musim dengan hasil positif di hadapan ribuan pendukung lawan.
Dukungan dari suporter PSIM yang diperkirakan tetap hadir langsung di Malang juga menjadi suntikan moral tersendiri. Laga ini dijadwalkan kick-off pada pukul 15.30 WIB.
Antisipasi Keamanan dan Cuaca
Pihak kepolisian Malang Raya telah menyiapkan pengamanan ekstra di sekitar stadion. Mengingat laga digelar sore hari, potensi kerumunan suporter tamu juga menjadi perhatian khusus.
Selain itu, cuaca di Malang pada akhir Mei kerap tidak menentu. Hujan ringan hingga sedang sering turun di sore hari, yang bisa mempengaruhi kondisi lapangan dan permainan kedua tim.
PSIM Jogja dijadwalkan bertolak ke Malang pada Kamis (21/5) untuk menjalani adaptasi lapangan sehari sebelum pertandingan.