DI YOGYAKARTA — Google resmi mengumumkan Gemini Intelligence sebagai rangkaian fitur AI anyar yang disebut akan tersedia di perangkat Galaxy S26 dan Pixel 10 pada musim panas tahun ini. Namun, laporan terbaru dari Korea Selatan mengindikasikan bahwa peluncuran perdana fitur ini justru akan terjadi lebih awal pada lini ponsel lipat Samsung.
Fitur AI Debut di Ponsel Lipat, Bukan Flagship Biasa
Menurut laporan yang beredar, Gemini Intelligence akan menjadi fitur bawaan pada Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8 yang rencananya dirilis pada paruh kedua 2026. Tak menutup kemungkinan, Samsung Wide Fold — jika diperkenalkan bersamaan — juga akan mendapatkannya.
Setelah debut di perangkat lipat, barulah fitur ini akan menyusul ke jajaran Galaxy S26 dan Pixel 10. Urutan rilis ini menunjukkan prioritas baru Samsung dalam menghadirkan inovasi AI pada form factor yang lebih premium dan eksperimental.
Fakta Singkat Gemini Intelligence
- Diumumkan oleh Google pada pengumuman resmi bertajuk "this summer" untuk jajaran S26 dan Pixel 10.
- Laporan Korea mengklaim peluncuran perdana terjadi di Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8.
- Kemungkinan besar juga hadir di perangkat Samsung Wide Fold jika diluncurkan bersamaan.
- Menandai semakin eratnya kolaborasi Samsung dan Google dalam pengembangan AI perangkat.
Kolaborasi Samsung dan Google Makin Erat
Keputusan membawa Gemini Intelligence lebih dulu ke ponsel lipat bukanlah langkah yang mengejutkan. Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama antara Samsung dan Google di sektor software dan AI terus menguat, terutama sejak kemitraan Galaxy AI dengan Google Cloud.
Dengan memberikan akses awal ke perangkat lipat, Samsung bisa menguji dan mengoptimalkan fitur AI pada layar yang lebih fleksibel dan multitasking — area di mana ponsel lipat unggul dibandingkan flagship biasa.
Beda Target, Beda Jadwal Rilis
Pola rilis ini mengindikasikan strategi segmentasi pasar. Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 menyasar pengguna early adopter yang haus teknologi terbaru, sementara Galaxy S26 dan Pixel 10 akan menjangkau pasar yang lebih luas dengan basis pengguna yang lebih besar.
Google sebelumnya menyatakan bahwa Gemini Intelligence akan menjadi bagian dari pengalaman pengguna di perangkat terbaru mereka, mencakup kemampuan asisten virtual yang lebih kontekstual dan pemrosesan on-device yang lebih cerdas.
Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung atau Google mengenai ketersediaan fitur ini di pasar Indonesia. Namun, dengan tren adopsi AI pada ponsel flagship yang semakin cepat, pengguna Tanah Air kemungkinan besar akan mendapatkannya dalam waktu dekat setelah peluncuran global.