Granit Xhaka Angkat Bicara soal Isu Transfer ke Chelsea, Fokus Penuh ke Piala Dunia 2026

Penulis: Dedi Supriadi  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 23:22:31 WIB
Granit Xhaka memastikan fokus penuh pada Piala Dunia 2026 tanpa menanggapi isu transfer ke Chelsea.

DI YOGYAKARTA — Xhaka baru saja memastikan langkahnya bersama La Nati ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan 2-0 atas Aljazair pada Jumat (3/7) pagi WIB membuat Swiss lolos sebagai runner-up grup.

Manajemen yang Urus, Saya Fokus Timnas

Ketika ditanya soal minat The Blues yang serius padanya, pemain berusia 33 tahun itu memilih bicara singkat. Ia menolak berkomentar lebih jauh soal masa depannya.

"Itu bukan tugas saya (mengomentari perkembangan transfernya). Saya punya manajemen untuk itu. Saya ingin berkonsentrasi penuh di Piala Dunia," ujarnya kepada talkSport.

Tawaran Perdana Chelsea Ditolak Keras Sunderland

Nama Xhaka masuk dalam daftar belanja pelatih anyar Chelsea, Xabi Alonso. Keduanya punya sejarah manis saat sama-sama meraih trofi Bundesliga, DFB Pokal, dan Piala Super Jerman bersama Bayer Leverkusen.

Namun, langkah awal Chelsea untuk mengontrak sang gelandang belum mulus. Klub London Biru itu sudah melayangkan tawaran pertama ke Sunderland—klub pemilik hak ekonomi Xhaka—sebesar 8 juta paun pada akhir pekan lalu. Sayang, The Black Cats langsung menolak mentah-mentah angka tersebut.

Kunci Sukses Alonso di Chelsea Bergantung pada Negosiasi?

Xabi Alonso memang mengincar pemain yang sudah ia kenal karakternya untuk memperkuat lini tengahnya. Xhaka dinilai sebagai pemimpin lapangan yang bisa menjadi jembatan antara lini belakang dan depan.

Dengan sikap Xhaka yang memilih 'bungkam' hingga turnamen internasional usai, Chelsea harus bersabar. Negosiasi diperkirakan baru akan memanas setelah Piala Dunia 2026 rampung digelar.

Keputusan Xhaka untuk tidak membiarkan rumor transfer mengganggu fokusnya di Piala Dunia menunjukkan profesionalismenya. Kini, La Nati tinggal menunggu lawan di babak 16 besar. (rin)

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top