SLEMAN — Mandiri Jogja Marathon 2026 mengusung tema "More Than a Race", mengubah ajang lari menjadi perpaduan olahraga, wisata, dan budaya. Empat kategori lomba—Marathon (42,195 km), Half Marathon (21,097 km), 10K, dan 5K Fun Run—seluruhnya tersertifikasi Association of International Marathons and Distance Races (AIMS).
Rute yang menyusuri kawasan Candi Prambanan menjadi daya tarik tersendiri bagi pelari mancanegara. Namun, tantangan utama tetap pada kebutuhan hidrasi di tengah jarak tempuh yang panjang dan cuaca tropis.
AQUA menyiapkan 21 water station yang tersebar di sepanjang lintasan untuk memastikan pelari tetap terhidrasi. Tidak hanya air minum, perusahaan juga menghadirkan cheering spot bertema "Siraman Adem" yang memberikan sensasi kesegaran khas budaya Jawa.
Di beberapa titik, pelari bisa menemukan area "Angkringan Adem"—jajanan pasar tradisional yang menyajikan camilan lokal. Kipas raksasa dan cooling water sponge juga disediakan untuk menjaga suhu tubuh peserta tetap stabil.
"Mandiri Jogja Marathon 2026 bukan hanya tentang menyelesaikan jarak, tetapi juga tentang menikmati perjalanan yang ikonik dan bernuansa budaya," ujar Marketing Director AQUA, Adisti Nirmala.
Konsep "Kaum Adem" yang diusung AQUA dalam ajang ini merujuk pada gaya hidup aktif yang tetap positif, seimbang, dan menikmati setiap langkah. Bagi pelari, hidrasi bukan sekadar kebutuhan fisik, melainkan bagian dari pengalaman mental yang mendukung performa.
"Bagi AQUA, hidrasi holistik menjadi bagian penting untuk membantu pelari merasa adem secara mental, pikiran, dan fisik, untuk memberikan yang terbaik di ajang MJM ini," kata Adisti.
Pendekatan ini sejalan dengan karakter Yogyakarta yang lekat dengan nilai ketenangan dan kearifan lokal. AQUA ingin agar setiap tegukan air mineral selama perlombaan terasa sebagai bagian dari perjalanan budaya, bukan sekadar konsumsi teknis.
Partisipasi 10.200 pelari dari 17 negara memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata dan UMKM di Sleman dan sekitarnya. Hotel, penginapan, serta pedagang kaki lima di kawasan Candi Prambanan menikmati lonjakan pengunjung selama akhir pekan perlombaan.
Kehadiran "Angkringan Adem" yang menyajikan camilan tradisional juga menjadi celah promosi bagi produk lokal. Kuliner khas Yogyakarta seperti gudeg, geplak, dan aneka jajanan pasar ikut diperkenalkan kepada peserta dari luar negeri.
Melalui dukungan hidrasi yang mudah dijangkau serta sentuhan budaya Yogyakarta, AQUA ingin menjadi bagian dari pengalaman lari yang membantu pelari merasa nyaman dan menikmati setiap langkah hingga garis finis. Dengan semangat Kaum Adem, perusahaan ini berkomitmen mendukung masyarakat Indonesia menjalani gaya hidup aktif yang segar, seimbang, dan bermakna.