Qualcomm Akuisisi Startup Chip Modular Senilai Hampir 4 Miliar Dolar, Incar Pasar AI Data Center

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 22:18:31 WIB
Qualcomm resmi mengakuisisi startup Modular senilai hampir 4 miliar dolar AS untuk memperkuat pasar AI data center.

Kesepakatan diumumkan pada Rabu (24/4) waktu setempat. Qualcomm akan menerbitkan hingga 19,2 juta lembar saham biasa untuk menuntaskan transaksi ini. Akuisisi datang hanya sembilan bulan setelah Modular mengumpulkan dana 250 juta dolar AS dengan valuasi 1,6 miliar dolar AS. Proses pengambilalihan ditargetkan rampung pada paruh kedua tahun ini.

Perangkat Lunak yang Menyatukan Beragam Chip AI

Modular tidak memproduksi chip fisik. Mereka membuat platform perangkat lunak dan bahasa pemrograman proprietary yang memungkinkan developer menulis kode AI sekali jalan, lalu menjalankannya di berbagai jenis chip — GPU Nvidia, CPU AMD, atau TPU Google — tanpa perlu menulis ulang kode untuk setiap arsitektur.

Pendekatan ini menjadi tantangan langsung bagi CUDA milik Nvidia, ekosistem perangkat lunak tertutup yang selama ini menjadi standar de facto untuk komputasi AI. Modular juga bersaing dengan ROCm milik AMD yang bersifat open-source namun seringkali rumit untuk diadaptasi ke chip lain.

Dua Pendiri dengan Rekam Jejak Raksasa Teknologi

Modular didirikan pada 2022 oleh Chris Lattner dan Tim Davis. Keduanya sebelumnya bekerja di proyek TPU (Tensor Processing Unit) Google. Lattner sendiri punya karier yang legendaris di dunia pemrograman: ia menciptakan LLVM, infrastruktur kompiler open-source yang jadi fondasi banyak bahasa pemrograman modern, dan Swift, bahasa pemrograman utama Apple. Ia juga sempat menjabat sebagai kepala program Autopilot Tesla sebelum digantikan oleh Andrej Karpathy.

Lattner dan Davis, dalam wawancara dengan WIRED tahun lalu, mengatakan mereka ingin menciptakan lapisan perangkat lunak pemersatu yang membantu perusahaan cloud memaksimalkan kinerja GPU dan CPU yang mereka miliki. “Ini masalah struktural yang harus diselesaikan di luar lingkungan Big Tech,” kata Lattner saat itu.

Posisi Unik: Bermitra Sekaligus Bersaing dengan Raksasa Chip

Modular berada dalam posisi yang rumit. Startup ini akhirnya menjalin kemitraan dengan pembuat chip besar seperti Nvidia dan AMD, juga dengan hyper-scaler seperti Amazon dan bahkan Apple. Namun di saat yang sama, mereka bersaing langsung dengan perangkat lunak buatan internal perusahaan-perusahaan tersebut.

Kesepakatan ini menandai bahwa pada akhirnya, struktur dan sumber daya Qualcomm-lah yang memenangkan persaingan untuk mengakuisisi bakat dan teknologi Modular. Seluruh tim Modular — termasuk kedua pendiri dan sekitar 150 karyawan — diperkirakan akan bergabung ke Qualcomm.

Qualcomm Siapkan 40 Desain Chip untuk Gadget AI

CEO Qualcomm Cristiano Amon mengatakan dalam pernyataan resmi: “Kami percaya masa depan milik platform horizontal yang ramah developer, yang bisa berjalan di berbagai lingkungan komputasi dan memberi pelanggan pilihan nyata dalam bagaimana dan di mana mereka menggunakan AI.”

Amon sebelumnya mengungkapkan perusahaannya sedang mengerjakan 40 desain chip berbeda untuk perangkat AI, termasuk kacamata pintar, perhiasan, earbud, pin, dan jam tangan. Namun dorongan utama Qualcomm belakangan ini adalah masuk ke pasar pusat data yang membutuhkan chip jauh lebih bertenaga.

Akhir tahun lalu, Qualcomm juga mengakuisisi Ventana Micro Systems, startup yang fokus membangun server CPU berbasis arsitektur open-source RISC-V. Perusahaan juga mengerjakan desain ASIC (application-specific integrated circuit) khusus untuk pusat data, dengan ByteDance dari China dilaporkan menjadi salah satu pelanggan awal.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: wired.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top