YOGYAKARTA — Sebanyak 4.480 calon mahasiswa baru dinyatakan lolos dari total 44.972 peserta yang mengikuti Ujian Masuk UGM Computer Based Test (UM UGM CBT) 2026. Ujian yang berlangsung pada 2-8 Juni 2026 ini digelar di Yogyakarta dan Jakarta sebagai jalur terakhir penerimaan mahasiswa baru UGM tahun akademik 2026/2027.
Program studi Kedokteran mencatat rasio persaingan tertinggi, yakni 1 banding 96. Artinya, hanya satu dari 96 pendaftar yang berhasil lolos seleksi. Disusul oleh Kedokteran Gigi, Teknik Industri, Manajemen, dan Manajemen Kebijakan Publik yang juga memiliki daya saing sangat tinggi.
Selain kelima prodi tersebut, hampir seluruh program studi di UGM mencatat jumlah peminat yang jauh melampaui daya tampung. Kondisi ini menunjukkan animo masyarakat terhadap UGM masih sangat besar, terutama di bidang kesehatan, sosial humaniora, dan bisnis.
Berdasarkan data UGM, lima program studi dengan jumlah peminat terbesar pada jalur ini adalah:
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, mengatakan tingginya minat masyarakat menjadi bukti kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan UGM. Namun, universitas tetap membatasi jumlah penerimaan sesuai kapasitas yang dimiliki.
“Tingginya minat masyarakat untuk masuk UGM tentu kami syukuri sebagai bentuk kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan yang kami kembangkan. Namun, kami tetap harus menjaga keseimbangan antara jumlah mahasiswa yang diterima dan kapasitas yang kami miliki agar proses pembelajaran dapat berlangsung optimal,” ujarnya akhir pekan ini.
Proses seleksi dilakukan secara objektif dan menyeluruh. Wening menegaskan bahwa kelulusan ditentukan murni dari capaian peserta pada seluruh komponen ujian yang telah ditetapkan. Tidak ada kebijakan khusus berdasarkan asal daerah atau jalur afirmasi pada tahap ini.
“Kami berharap peserta yang diterima dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi bagi masyarakat. Bagi yang belum berhasil melalui jalur ini, perjalanan untuk meraih pendidikan tinggi masih terbuka melalui banyak kesempatan lainnya,” kata Wening.
Dari total 93 program studi sarjana dan sarjana terapan yang ditawarkan, UGM mencatat adanya peningkatan minat pada sejumlah prodi yang sebelumnya kurang populer. Wening menyebut hal ini sebagai tanda semakin luasnya minat dan aspirasi calon mahasiswa dalam menentukan bidang pendidikan yang akan ditempuh.