Seleksi Sekda Sleman Masuk Tahap Akhir, Tiga Nama Perempuan Masuk dalam 10 Kandidat yang Lolos Uji Kompetensi

Penulis: Dedi Supriadi  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 14:04:43 WIB
Proses seleksi Sekda Sleman memasuki tahap akhir dengan 10 kandidat yang telah lolos uji kompetensi.

SLEMAN — Proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman kini memasuki babak penentuan. Kepala Bidang Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Yanuar Purnomo Putro, mengonfirmasi bahwa hasil seleksi terhadap 10 pejabat eselon II telah diserahkan ke meja Bupati.

"Kalau pengisian jabatan Sekda kemarin sudah dilakukan wawancara sama tim panitia seleksi. Hasilnya sudah diajukan ke Bapak Bupati," kata Yanuar saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).

10 Kandidat, Tiga Di Antaranya Perempuan

Dari total peserta yang mengikuti seleksi, terdapat tiga pejabat perempuan dan tujuh pejabat laki-laki. Seluruhnya merupakan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Proses seleksi kali ini berbeda dari mekanisme seleksi terbuka sebelumnya. Pemkab Sleman menggunakan sistem manajemen talenta melalui aplikasi Sistem Manajemen Talenta (SIMATA) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Tak Ada Lagi Pendaftaran Manual, Semua Lewat Rekam Jejak Digital

Melalui sistem tersebut, ASN tidak mendaftarkan diri secara langsung untuk mengikuti seleksi. Penilaian dilakukan berdasarkan rekam jejak kinerja serta potensi pegawai yang tersimpan dalam sistem.

Data tersebut kemudian digunakan untuk memetakan ASN ke dalam sembilan kategori manajemen talenta. Pegawai dengan potensi dan kinerja terbaik masuk kategori tertinggi dan berpeluang dipilih sebagai kandidat jabatan strategis yang kosong.

Setelah proses penyaringan melalui aplikasi selesai, kandidat yang masuk kategori terpilih diundang mengikuti uji kompetensi dan wawancara oleh panitia seleksi.

Menurut Yanuar, penggunaan sistem manajemen talenta dinilai lebih efektif dibandingkan metode seleksi terbuka karena prosesnya lebih cepat serta membutuhkan biaya lebih rendah. Sistem ini juga dianggap mampu menjaring ASN potensial tanpa terkendala keterlambatan informasi pendaftaran sebagaimana sering terjadi dalam mekanisme seleksi terbuka.

Target Pelantikan 2 Juni 2026, Tepat Sehari Setelah Sekda Lama Pensiun

Saat ini Pemkab Sleman masih menunggu rekomendasi teknis dari BKN sebelum proses dilanjutkan ke tahap berikutnya. Setelah rekomendasi diterbitkan, pemerintah daerah akan mengajukan izin kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk proses penetapan dan pelantikan Sekda definitif.

Pemkab Sleman menargetkan pelantikan Sekda baru dapat dilakukan pada 2 Juni 2026. Jadwal tersebut dipilih sehari setelah Sekda saat ini memasuki masa pensiun pada 1 Juni 2026.

Dengan target tersebut, Pemkab Sleman berharap proses pergantian jabatan dapat berlangsung lancar tanpa perlu menunjuk pelaksana tugas (Plt) Sekda. Bupati Harda Kiswaya disebut turut memantau langsung jalannya seleksi untuk memastikan kandidat yang terpilih sesuai kebutuhan organisasi.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top