BANTUL — Rakhmad Basuki menilai semangat juang pemain Madura United patut diacungi jempol. Meski harus mengakui keunggulan PSIM Jogja, ia menekankan bahwa skuadnya tidak pernah berhenti berusaha mengejar ketertinggalan hingga menit akhir pertandingan.
Semangat Pantang Menyerah di Laga Pekan ke-33
Menurut Rakhmad, hasil akhir memang tidak sesuai harapan. Namun, ia melihat ada progres dari cara bermain timnya, terutama dalam hal intensitas dan perjuangan di lapangan.
"Saya apresiasi perjuangan pemain sampai akhir. Mereka tidak menyerah," ujar Rakhmad Basuki seusai laga. Ia menambahkan bahwa kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya.
Evaluasi Jadi Modal Hadapi Laga Berikutnya
Pelatih asal Indonesia itu enggan larut dalam kekalahan. Ia langsung mengarahkan fokus tim ke pertandingan selanjutnya. Rakhmad Basuki meyakini bahwa mentalitas pantang menyerah yang sudah ditunjukkan pemain akan menjadi fondasi penting untuk memperbaiki posisi Madura United di klasemen sementara BRI Super League 2025/26.
Laga melawan PSIM Jogja sendiri berlangsung ketat. Meski tekanan datang dari tuan rumah, Madura United beberapa kali mengancam pertahanan PSIM. Sayang, peluang yang ada belum mampu dikonversi menjadi gol.