Sleman menjadi satu-satunya kabupaten di DIY yang diprediksi hujan ringan pada Senin (11/5/2026). Empat wilayah lain—Kota Yogyakarta, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul—hanya berawan sepanjang hari.
Suhu udara di Sleman berkisar 23–31 derajat Celsius dengan kelembapan 94 persen. Genangan air berpotensi muncul di Ring Road Utara, kawasan kampus UGM dan UII, serta jalur utama Depok dan Mlati.
"Pengendara roda dua diminta lebih berhati-hati karena jalan licin dan genangan air berpotensi membahayakan keselamatan," demikian imbauan BMKG.
Kota Yogyakarta menjadi wilayah terpanas dengan suhu mencapai 32 derajat Celsius. Udara di Malioboro, Alun-Alun, dan Prawirotaman tetap terasa panas dan gerah pada siang hari.
Kulonprogo bersuhu 23–30 derajat Celsius dengan kelembapan 66–96 persen. Bantul mencatat kelembapan tertinggi di DIY, mencapai 98 persen, membuat udara terasa lebih lembap pada pagi dan malam hari.
Gunungkidul bersuhu 22–30 derajat Celsius dengan kelembapan 65–96 persen. Suhu yang lebih sejuk mendukung aktivitas wisata alam, termasuk kunjungan ke pantai selatan dan gua wisata.
Perubahan suhu pagi ke siang di DIY cukup signifikan, dari 22–23 derajat Celsius menjadi 31–32 derajat Celsius. Anak-anak, lansia, dan masyarakat yang banyak di luar ruangan diimbau memperbanyak minum air putih serta membawa jaket tipis atau payung.
Kelembapan tinggi berpotensi memengaruhi aktivitas petani dan pedagang, terutama dalam proses pengeringan hasil panen serta risiko jamur di lingkungan lembap. Meski sebagian besar DIY hanya berawan, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan perubahan cuaca sewaktu-waktu selama masa transisi musim ini.