Barcelona Kunci Gelar La Liga ke-29 Usai Bungkam Real Madrid 2-0 di Clasico

Penulis: Dedi Supriadi  •  Senin, 11 Mei 2026 | 04:07:02 WIB
Barcelona rayakan gelar La Liga ke-29 usai kalahkan Real Madrid 2-0 di Estadio Santiago Bernabeu.

Kemenangan 2-0 atas Real Madrid di jornada pamungkas memastikan Barcelona merebut gelar juara La Liga musim 2025/2026. Hasil ini menjadi titel ke-29 bagi Blaugrana sekaligus kemenangan ke-106 mereka atas Madrid di ajang Clasico.

Barcelona secara resmi dinobatkan sebagai kampiun La Liga setelah mengalahkan Real Madrid 2-0 di Estadio Santiago Bernabeu, akhir pekan kemarin. Dua gol di babak pertama sudah cukup untuk mengantarkan anak asuh Hansi Flick meraih gelar liga kedua secara beruntun.

Statistik Unik: Joao Cancelo Catat Sejarah Quadruple League

Salah satu fakta menarik dari laga ini datang dari bek sayap Barcelona, Joao Cancelo. Menurut data yang dihimpun dari pengamat sepak bola Colum Fordham, Cancelo menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan empat liga top Eropa berbeda.

Ia sebelumnya juara Serie A bersama Juventus (2019), Premier League bersama Manchester City (2021, 2022, 2024), Bundesliga bersama Bayern Munich (2023), dan kini La Liga bersama Barcelona (2026).

"Jika Barca menang dan merebut La Liga, Joao Cancelo akan menjadi pemain pertama yang memenangkan empat liga utama," tulis Fordham dalam korespondensinya.

Babak Kedua: Bellingham Cedera, Madrid Kehilangan Arah

Memasuki menit ke-53, laga berjalan panas. Jude Bellingham harus mendapat perawatan setelah terkena sikut Eric Garcia yang menyebabkan bibirnya robek. Pemain Inggris itu kemudian di-booking karena masuk lapangan tanpa izin wasit.

Enam menit berselang, Bellingham sempat membobol gawang Barcelona, namun dianulir karena offside. Ekspresi frustrasi pemain nomor 5 itu tak terbendung. "Wajahnya seperti murka," tulis laporan langsung pertandingan.

Gol Penentu: Ferran Torres dan Fermin Lopez Jadi Pahlawan

Barcelona memimpin 2-0 di babak pertama berkat gol Ferran Torres dan Fermin Lopez. Umpan terobosan Robert Lewandowski menjadi kunci terciptanya peluang-peluang berbahaya. Pada menit ke-76, Lewandowski digantikan oleh Marc Bernal, pemain berusia 18 tahun yang mendapat sambutan hangat dari Hansi Flick.

Di sisi lain, Real Madrid tampil tanpa koherensi. Trent Alexander-Arnold dan Camavinga mendapat kartu kuning, sementara tim disebut "kurang dari sebuah klub" oleh pengamat Justin Kavanagh.

Fakta Singkat Laga Barcelona vs Real Madrid

  • Skor akhir: Barcelona 2-0 Real Madrid (gol: Ferran Torres, Fermin Lopez)
  • Kartu kuning: Camavinga, Asencio, Olmo, Bellingham
  • Pemain cedera: Bellingham (bibir robek) tetap bermain setelah dijahit
  • Rekor: Joao Cancelo jadi pemain pertama juara 4 liga top Eropa
  • Gelar ke-29: Barcelona kini unggul 3 gelar dari Real Madrid (26) di La Liga

Suasana Ruang Ganti: Lamine Yamal Ikut Pesta

Wasit tidak memberikan tambahan waktu di babak kedua. Begitu peluit panjang berbunyi, bangku cadangan Barcelona langsung berpesta. Lamine Yamal, yang tak dimainkan, ikut merayakan dengan pakaian lengkap. Suporter di tribun mulai menyanyikan "campeones" — yang secara harfiah berarti "jamur" dalam bahasa Spanyol, namun dalam konteks ini berarti juara.

Barcelona kini menatap musim depan dengan modal kepercayaan diri tinggi, sementara Real Madrid harus mengevaluasi kembali skuad yang disebut gagal tampil sebagai tim. "Mereka lebih mirip keluarga kerajaan daripada klub sepak bola," sindir pengamat Tim Steppard.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top