Pencarian

Kesbangpol Kota Yogyakarta Gelar Olimpiade Demokrasi untuk Pelajar, Targetkan Pemilih Muda Melek Politik Digital

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:17:31 WIB
Kesbangpol Kota Yogyakarta Gelar Olimpiade Demokrasi untuk Pelajar, Targetkan Pemilih Muda Melek Politik Digital
Pelajar mengikuti Olimpiade Demokrasi yang digelar Kesbangpol Kota Yogyakarta untuk meningkatkan literasi politik digital.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta meluncurkan Olimpiade Demokrasi dan lomba Konten Inisiasi Demokrasi bagi pelajar untuk meningkatkan kesadaran politik generasi muda. Kegiatan yang berlangsung Agustus hingga September 2026 ini dirancang untuk membekali pelajar menghadapi tantangan disinformasi di era digital. Program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun pemilih pemula yang kritis dan berintegritas menjelang agenda politik nasional.

YOGYAKARTA — Kesbangpol Kota Yogyakarta membuka ruang partisipasi baru bagi pelajar melalui Olimpiade Demokrasi bertema "Cerdas Beraspirasi, Aktif Berpartisipasi" serta lomba Konten Inisiasi Demokrasi dengan tajuk "Netizen dalam Demokrasi". Kedua ajang ini menyasar pelajar SMA/sederajat dan forum anak di kota tersebut.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Yogyakarta, Polana Setia Hati, menyebut kegiatan ini sebagai strategi atraktif untuk menumbuhkan kesadaran politik sejak dini. "Kegiatan tersebut sebagai upaya atraktif meningkatkan awareness terkait politik di kalangan generasi muda," ujarnya di Yogyakarta, Rabu.

Menangkal Disinformasi AI dan Narasi Hoaks di Medsos

Berbeda dari lomba cerdas cermat biasa, kompetisi ini memadukan literasi politik klasik dengan kecakapan digital. Pelajar tidak hanya diuji pemahaman tentang sistem pemerintahan, tetapi juga ditantang memproduksi narasi edukatif untuk media sosial.

"Kegiatan mengintegrasikan literasi demokrasi dan politik melalui kompetisi cerdas cermat, hingga pemanfaatan media sosial untuk memproduksi narasi edukatif tentang demokrasi yang inklusif dan menangkal disinformasi AI," kata Polana.

Fokus pada isu disinformasi AI menjadi sorotan utama. Generasi muda dinilai paling rentan terpapar konten manipulatif, sehingga kemampuan memverifikasi fakta menjadi bekal penting sebelum menggunakan hak pilihnya.

Parlemen Pelajar: Simulasi Tiga Fungsi DPR

Sebelum olimpiade digelar, Kesbangpol telah menginisiasi program Parlemen Pelajar pada 18 Agustus. Kegiatan ini melibatkan 40 perwakilan pelajar terpilih dari pengurus OSIS dan Forum Anak Yogyakarta untuk duduk dalam simulasi legislatif.

Mereka diajak memahami tiga fungsi utama parlemen, yaitu legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Hasil dari simulasi ini bukan sekadar pembelajaran prosedural, melainkan juga menjaring gagasan kritis pelajar untuk perancangan kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Menurut Polana, pendidikan politik tidak boleh berhenti pada tataran teori. "Karena itu kami membuka ruang seluas-luasnya bagi pelajar dan pemuda Yogyakarta untuk meningkatkan pemahaman demokrasi dan politik, serta menyuarakan aspirasi mereka di ruang digital," tegasnya.

Mencetak Pemimpin Muda Berintegritas

Program ini diharapkan melahirkan kader pemimpin yang tidak sekadar populer, tetapi memiliki kapasitas dan etika politik. Kesbangpol menargetkan peserta mampu membedakan praktik politik yang rasional dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dampak jangka panjangnya adalah terbentuknya pemilih pemula yang berkualitas. Mereka diharapkan tidak mudah terprovokasi isu SARA atau politik uang, serta mampu mendorong lahirnya calon pemimpin dan wakil rakyat yang berintegritas tinggi.

Seluruh rangkaian kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga September 2026, bertepatan dengan tahapan persiapan pemilihan umum mendatang. Partisipasi aktif pelajar dalam ajang ini menjadi indikator awal menguatnya demokrasi substansial di Kota Pelajar.

Follow jogjasatu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks