107 Pembalap Siap Bertarung di MRS 2026 Mandalika, Regulasi MotoGP Diterapkan untuk Cetak Pebalap Internasional

Penulis: Edi Wahyono  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 22:14:31 WIB

LOMBOK TENGAH — Sebanyak 107 starter telah teregistrasi untuk Mengikuti Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) seri ketiga yang digelar pada 25-26 Juli 2026 di Sirkuit Mandalika, NTB. Enam kelas dipertandingkan, termasuk National Sport 150, National Sport 250, Supersport 600, serta Indonesia Junior Talent Cup U-15, plus dua kelas pendukung Underbone 150 dan Junior Sport 250 U-18.

Format Kualifikasi Ala MotoGP

Dua kelas kejurnas, National Sport 250 dan IJTC U-15, menerapkan sistem kualifikasi baru: sepuluh pebalap tercepat dari akumulasi dua sesi Free Practice langsung lolos ke Q2. Peringkat ke-11 dan seterusnya harus bertarung di Q1 untuk merebut lima tiket tersisa menuju Q2.

“Aturan yang lazim diterapkan di kejuaraan internasional ini menjadi salah satu hal baru dalam upaya mengedukasi pembalap Indonesia sebelum bertanding di event yang lebih tinggi,” kata CEO PRIDE Motorsport Eddy Saputra di Mandalika, Sabtu.

Target ke Pentas Internasional

Eddy menjelaskan bahwa Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series dirancang sebagai kompetisi balap motor tertinggi di Indonesia sekaligus pintu gerbang menuju pentas balap internasional. Dari ajang ini, sejumlah pebalap muda potensial telah muncul dan diproyeksikan berlaga di kejuaraan Asia, Eropa, maupun kelas dunia.

“Kami bukan sekadar menyelenggarakan balapan, namun dalam setiap putarannya memberikan edukasi mengenai regulasi internasional, agar para pembalap kita terbiasa memahaminya,” ujarnya.

Persiapan Menuju ARRC di Mandalika

Putaran ketiga MRS ini menjadi penting karena pada 7-9 Agustus mendatang Sirkuit Mandalika akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) Rd 4. Direktur Utama MGPA Ananda Mikola menilai MRS adalah batu loncatan terdekat bagi pebalap Indonesia untuk berprestasi di kandang sendiri.

“Paling dekat tentunya menghadapi ajang balap ARRC di Pertamina Mandalika International Circuit, agar para pembalap Indonesia mengerahkan segala kemampuannya untuk bisa bersaing mencetak prestasi yang membanggakan,” kata Ananda.

Ia menambahkan, putaran ini harus dimanfaatkan pebalap untuk persiapan fisik dan teknik, sekaligus memahami cara berkompetisi di kancah internasional. Pemahaman regulasi yang kuat sejak dini dinilai sama pentingnya dengan keterampilan di atas lintasan.

Reporter: Edi Wahyono
Sumber: jogja.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top